Miho Okasaki Rilis Lagu Baru “Yellow Beat” Jelang Album SHAKING
Animetakus.com – Miho Okasaki kembali mengguncang dunia anisong dengan perilisan lagu digital terbarunya berjudul “Yellow Beat” pada 16 Juni. Lagu pop yang ditulis sendiri oleh Okasaki ini menjadi bagian dari mini album perdananya SHAKING yang dijadwalkan rilis pada 2 Juli 2025 mendatang.
Dari “Yellow Beat” sudah tayang di kanal YouTube resmi sang seiyuu, menampilkan ilustrasi karya 87saurus. Visual dalam video ini membayangkan Okasaki di atas panggung dan perjalanan emosionalnya menuju hari besar tersebut.
Setelah video liris dirilis, Okasaki juga mengadakan sesi live streaming via YouTube Live untuk membahas makna lagu, detail album, serta cerita di balik produksi lagu.

Mini album SHAKING akan terdiri dari enam lagu, termasuk dua single terdahulu: “Hapimemo” (Happy Memory) dan “JOY!!” yang menjadi lagu penutup anime I’m a Noble on the Brink of Ruin, So I Might as Well Try Mastering Magic.
Lagu utama dalam album ini, “Shoujo no Susume” atau Encouragement of Girl, akan digunakan sebagai ending theme untuk anime Private Tutor to the Duke’s Daughter musim panas 2025. Miho Okasaki juga turut berperan sebagai karakter Lynne Leinster dalam anime tersebut.
Sejak debut sebagai penyanyi solo dari label King Amusement Creative lewat lagu “Happiness” pada September 2021, Miho Okasaki telah menelurkan lima single fisik, empat single digital, dan dua album penuh—menandai eksistensinya sebagai salah satu seiyuu sekaligus penyanyi paling produktif di Jepang saat ini.


MV “Wither” Eiko Zen di Maebashi Witches Dirilis
Animetakus.com – Dunia penyihir remaja di anime Maebashi Witches mendadak berubah suram dengan kehadiran lagu terbaru “Wither”, yang resmi dirilis dalam bentuk video musik. Lagu ini dibawakan oleh Yu Serizawa sebagai karakter Eiko Zen, dan membawa nuansa emosional yang sangat kontras dari lagu-lagu ceria yang biasa hadir di anime ini.
Lagu “Wither” ditulis oleh Miho Karasawa, dan dikomposisi serta diaransemen oleh Ren Mizunoya. Video musiknya telah tayang di kanal YouTube resmi Maebashi Witches, sementara versi penuhnya sudah tersedia di berbagai platform streaming musik.
Eiko Zen adalah salah satu karakter terbaru yang mencuri perhatian dalam Maebashi Witches. Lewat “Wither”, ia menunjukkan sisi kelam dan mendalam dari dunia para penyihir, menjadikan lagu ini sebagai momen emosional yang tak terduga dalam anime yang dikenal dengan semangat positifnya.
Anime ini digarap oleh SUNRISE Studios dengan sutradara Junichi Yamamoto (More than a Married Couple, but Not Lovers.), komposisi seri oleh Erika Yoshida (BOCCHI THE ROCK!), desain karakter oleh Nozomi Tachibana berdasarkan ilustrasi Yu Inami, serta musik oleh Yuri Habuka.
Cerita Maebashi Witches berlatar di Kota Maebashi, Prefektur Gunma. Seorang siswi SMA tahun pertama bernama Yuina Akagi bertemu dengan katak misterius bernama Keroppe yang menawarkannya untuk menjadi penyihir. Bersama teman-temannya—Azu, Kyoka, Choco, dan Mai—mereka menjalankan misi ajaib: membuat mimpi orang-orang menjadi kenyataan.
Me and the Alien MuuMuu Ungkap Trailer Cour 2
Animetakus.com – Anime penuh kekonyolan Me and the Alien MuuMuu bersiap memasuki cour kedua penayangannya dengan merilis trailer dan visual utama terbaru hari ini. Trailer tersebut juga memperdengarkan lagu pembuka anyar berjudul “MOVE MOVE” yang dibawakan oleh ako.
Video resmi cour 2 Me and the Alien MuuMuu
Key visual terbaru Me and the Alien MuuMuu Cour 2

Anime ini digarap oleh studio OLM, dengan Tomoya Takahashi (Pretty Guardian Sailor Moon Cosmos The Movie) sebagai sutradara. Keiichiro Ochi (Summer Pockets) menangani komposisi seri, sementara desain karakter ditangani oleh Kenji Ota (Pon no Michi). Musik digubah oleh Kurocorder Quartet, yang sebelumnya dikenal lewat karyanya di Tsuritama.
Cerita anime ini mengikuti MuuMuu, alien imut yang berasal dari spesies yang kehilangan semua ilmuwan dan insinyurnya akibat perang antarplanet. Demi mengembalikan pengetahuan teknologi tinggi yang hilang, MuuMuu bersama teman-temannya mendarat darurat di apartemen seorang mahasiswi bernama Sakurako Umeyashiki.
Alih-alih menginvasi atau membangun kembali peradaban, para alien ini justru mempelajari peralatan rumah tangga biasa seperti microwave, AC, hingga vacuum cleaner. Kelucuan pun terjadi ketika mereka mencoba memahami teknologi sederhana yang bagi mereka terasa alien—kebalikannya dari biasanya.
ChaO Menang Jury Award di Annecy 2025
Animetakus.com – Kabar membanggakan datang dari dunia animasi Jepang! Film anime orisinal ChaO garapan STUDIO4℃ sukses menyabet Jury Award di ajang bergengsi Annecy International Animation Film Festival 2025, yang digelar dari 8 hingga 14 Juni di Annecy, Prancis.
Ini menjadi kemenangan pertama Jepang dalam kategori ini sejak In This Corner of the World pada tahun 2017. Selisih delapan tahun ini menandai betapa langkanya prestasi tersebut bagi film animasi Jepang di panggung internasional Annecy.

Cinta Tak Terduga Antara Manusia dan Putri Duyung
Disutradarai oleh Yasuhiro Aoki, ChaO adalah kisah romantis dalam dunia futuristik di mana manusia dan duyung hidup berdampingan. Cerita berpusat pada Stephan, seorang pekerja kantoran pemalu di perusahaan perkapalan, yang mendadak dilamar oleh Chao, seorang putri dari kerajaan duyung.
Tanpa sempat memahami apa yang terjadi, Stephan mulai tinggal bersama Chao yang penuh semangat dan tak terduga. Hubungan mereka berkembang dari rasa bingung menjadi kisah cinta yang hangat, mengubah cara Stephan melihat dunia dan dirinya sendiri.
Tim Produksi Kelas Dunia
Studio legendaris STUDIO4℃ dipercaya sebagai rumah produksi, dengan Hirokazu Kojima sebagai desainer karakter sekaligus sutradara animasi, serta Hiroshi Takiguchi sebagai sutradara seni. Distribusi film di Jepang ditangani oleh TOEI, sedangkan GKIDS akan merilis film ini di Amerika Serikat.
Menurut deskripsi resmi GKIDS, ChaO membawa narasi yang menyentuh dan menyegarkan, menjelajahi tema cinta lintas spesies dalam balutan estetika visual unik khas STUDIO4℃.
Lanjut ke Festival Fantasia
Setelah kemenangan di Annecy, ChaO juga dipastikan ikut kompetisi di Fantasia International Film Festival yang digelar 16 Juli – 3 Agustus 2025 di Montreal, Kanada. Film ini dijadwalkan tayang perdana di bioskop Jepang pada 15 Agustus 2025.
Fermat no Ryori Rilis Trailer Baru dan Lagu Opening “Maillard”
Animetakus.com – Fermat no Ryori, anime bertema kuliner yang sangat dinanti musim panas ini, baru saja merilis trailer utama yang menampilkan lagu pembuka berjudul “Maillard” yang dibawakan oleh OSHIKIKEIGO. Trailer ini dirilis menjelang penayangan perdana anime tersebut pada 5 Juli 2025 di Jepang.
Bersamaan dengan trailer, visual utama anime juga resmi diluncurkan dan menampilkan dua karakter utama dengan latar suasana dapur profesional yang mencerminkan intensitas cerita dan kualitas animasi yang ditawarkan.

Disutradarai oleh Kazuya Ichikawa (Burning Kabaddi) dan diproduksi oleh studio domerica, anime ini juga dibantu oleh asisten sutradara Miyuki Kaieda, serta desain karakter dari Satsuki Kashiwagi dan Takeshi Okamoto. Musik digarap oleh Satoshi Igarashi, yang sebelumnya dikenal lewat karya di Uzaki-chan Wants to Hang Out!.
Anime ini mengangkat cerita Gaku Kitada, seorang jenius matematika yang gagal mewujudkan impian sebagai ahli matematika, hingga ia bertemu Kai Asakura, seorang koki misterius dan berbakat. Gaku kemudian memadukan keahlian matematikanya untuk menciptakan resep-resep kuliner yang inovatif dan menggugah selera.
Dragon Ball DAIMA Best Anime Series di Astra TV Awards 2025
Animetakus.com – Dragon Ball DAIMA resmi dinobatkan sebagai Best Anime Series di ajang bergengsi Astra TV Awards 2025 yang digelar pada Senin, 10 Juni. Gelar ini menjadi kemenangan besar untuk seri terbaru dalam waralaba legendaris Dragon Ball, sekaligus mengalahkan jajaran pesaing kuat seperti Solo Leveling Season 2, DAN DA DAN, dan The Apothecary Diaries Season 2.
Penghargaan ini menjadi tonggak penting mengingat kategori Best Anime Series baru diperkenalkan tahun lalu. Tahun ini, Dragon Ball DAIMA menjadi sorotan dengan pendekatan ceritanya yang segar dan gaya animasi khas yang memikat penggemar lama maupun baru.
Kemenangan Ganda untuk Dunia Anime
Selain kemenangan utama dari Dragon Ball DAIMA, Aleks Le juga meraih penghargaan Best Lead Voice-Over Performance untuk perannya sebagai Sung Jin-Woo dalam Solo Leveling Season 2 – Arise from the Shadow.
Sementara itu, Stephanie Nadolny yang mengisi suara Goku versi Mini dalam Dragon Ball DAIMA turut masuk nominasi dalam kategori yang sama, namun belum berhasil meraih kemenangan tahun ini.
Untuk kategori Best Supporting Voice-Over Performance, nama-nama seperti Caitlin Glass (One Piece), Justin Briner (Solo Leveling), dan Xolo Mariduena (Sakamoto Days) turut masuk nominasi. Namun, penghargaan akhirnya jatuh kepada Jack Quaid lewat perannya dalam Star Trek: Lower Decks.
Tentang Dragon Ball DAIMA
Menurut deskripsi resmi dari Animetakus.com, Dragon Ball DAIMA mengisahkan petualangan baru saat Goku dan teman-temannya secara misterius berubah menjadi kecil. Perubahan itu ternyata berhubungan dengan konspirasi dari dunia misterius bernama “Demon Realm”. Dalam pencarian mereka, muncul seorang Majin muda bernama Glorio yang membawa cerita ke arah yang belum pernah dijelajahi sebelumnya dalam semesta Dragon Ball.