Shallm Rilis MV Lagu Penutup Anime Aharen-san wa Hakarenai Season 2: “Twilight”
Animetakus.com – Grup musik shallm kembali hadir dengan karya terbarunya. Lewat kanal YouTube resminya, shallm merilis video musik untuk single digital terbaru berjudul “Twilight.” Lagu ini menjadi ending theme untuk musim kedua anime Aharen-san wa Hakarenai yang sedang tayang.
Lagu “Twilight” menampilkan sentuhan pop liris khas shallm dengan vokal lembut dari lia. Video musik ini tampil memukau dengan ilustrasi animasi dari ISANA SYOU. Ceritanya menggambarkan tokoh matahari dan bulan yang menjelajahi dunia fantasi, menciptakan nuansa puitis yang menyatu sempurna dengan melodi lagu.
Video tanpa kredit untuk ending anime ini juga telah dirilis, memperlihatkan animasi penuh tanpa gangguan teks, memberi pengalaman visual murni bagi penggemar.
Shallm sendiri memulai debutnya dengan lagu original berjudul “Mugen Hologram” pada Maret 2023. Sebelumnya, mereka juga menyanyikan lagu pembuka Tis Time for ‘Torture,’ Princess berjudul “Massakasa Magic!” pada musim dingin 2024. “Twilight” menjadi proyek tema anime kedua dari shallm.
Lagu ini sudah tersedia di berbagai platform digital, baik untuk streaming maupun unduhan.

Anime Aharen-san wa Hakarenai Season 2 melanjutkan kisah unik Aharen dan Raido. Aharen, yang dikenal canggung secara sosial dan sulit mengatur jarak, menjalin pertemanan mendadak dengan Raido hanya karena insiden kecil di kelas. Hubungan mereka berkembang menjadi interaksi yang penuh kehangatan dan kelucuan dalam keseharian sekolah.
The Shiunji Family Children Rilis Opening Tanpa Kredit di Hari Tayang Perdana
Animetakus.com – Anime terbaru The Shiunji Family Children resmi tayang perdana hari ini, membawa nuansa komedi keluarga yang… agak tidak biasa. Untuk menyambut episode pertama, kanal YouTube KADOKAWAanime merilis versi creditless opening dengan iringan lagu “Honey Lemon” dari duo idol NACHERRY.
Opening ini menampilkan seluruh anggota keluarga Shiunji dalam nuansa ceria, penuh warna, dan tentu saja—penuh tanda tanya. Lagu energik dan adegan slice-of-life yang manis menutupi cerita penuh konflik batin yang bakal bikin penonton bingung antara ngakak atau salah tingkah.
Tak cuma itu, KADOKAWA juga merilis video pendek untuk memperkenalkan figur Kotono Shiunji, adik termuda sekaligus karakter yang bikin plot semakin “panas”. Figur tersebut kini bisa dipesan melalui sistem pre-order.
Anime ini diadaptasi dari manga karya Reiji Miyajima (yang juga menulis Rent-a-Girlfriend) bersama Reiji Yukino. Disutradarai oleh Ryoki Kamitsubo (Shikimori’s Not Just a Cutie), serial ini digarap studio Doga Kobo, dengan komposisi cerita oleh Noboru Kimura (Solo Leveling) dan desain karakter oleh Miki Muto.
Musik latar dikerjakan oleh trio komposer: Shota Horie, Akki, dan Ginnojo Hoshi—menghadirkan nuansa hangat namun penuh godaan.
Yen Press telah menerbitkan versi resmi bahasa Inggris dari manga ini. Ceritanya cukup unik:
“Sejujurnya, aku bahagia… saat tahu kami sama sekali tidak sedarah!”
Suatu malam, hidup keluarga Shiunji berubah drastis ketika sang ayah mengungkap bahwa semua anaknya tidak memiliki hubungan darah. Arata, sang kakak tertua, kini dikelilingi adik-adik cantik yang tiba-tiba jadi genit. Bahkan Kotono, adik paling kecil, menyatakan cinta langsung padanya!
Tapi mereka tetap keluarga… atau bukan? Arata kini berjuang menjaga akal sehat dan hati semua “saudarinya” yang ternyata bukan saudara!
Trailer The Hinokami Chronicles 2 Demon Slayer Tampilkan Gyokko dan Hantengu
Animetakus.com – Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 Hadirkan Gyokko dan Hantengu dalam Trailer Terbaru!
Setelah sebelumnya menghadirkan Genya, Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 kembali menggoda para penggemarnya dengan dua trailer karakter baru. Kali ini, spotlight diberikan pada dua iblis kuat yang berasal dari arc Desa Penempa Pedang: Gyokko dan Hantengu.
Trailer Gyokko Bawa Nuansa Menyeramkan
Dalam trailer perdananya, Gyokko tampil memukau dengan desain grotesk dan gaya bertarung yang tidak biasa. Visualisasi kekuatannya disajikan secara detail, termasuk teknik manipulasi vas yang menjadi ciri khasnya. Pertarungan Gyokko menjanjikan tantangan baru dengan gaya main yang tak terduga.
Trailer Hantengu Tampilkan Berbagai Bentuk Emosi
Sementara itu, trailer Hantengu memperlihatkan kompleksitas karakternya. Sebagai iblis yang mampu memecah dirinya berdasarkan emosi, gameplay Hantengu terlihat dinamis dan penuh variasi. Pemain akan dihadapkan pada karakter dengan perubahan bentuk dan gaya bertarung yang berbeda di tengah pertandingan.
Kedua trailer ini memperkuat atmosfer menegangkan dari arc Desa Penempa Pedang yang sangat dicintai penggemar. Mode cerita dalam gim ini tampaknya akan semakin padat dengan konfrontasi emosional dan penuh aksi.
Tanggal Rilis Resmi dan Platform
Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2 dipastikan akan meluncur secara resmi di berbagai platform, termasuk:
- PlayStation 4
- PlayStation 5
- Xbox One
- Xbox Series X|S
- Nintendo Switch
- PC via Steam
Game ini akan tersedia di wilayah Amerika Utara dan Eropa mulai tanggal 5 Agustus 2025.
Trilogi Film Infinity Castle Juga Segera Tayang
Tak hanya game, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba juga sedang mempersiapkan trilogi film Infinity Castle. Film pertama dari trilogi ini akan tayang perdana di Jepang pada 18 Juli 2025, sebelum diputar secara internasional.
Sekilas Tentang Demon Slayer
Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba berlatar era Taisho di Jepang. Cerita berpusat pada Tanjiro, seorang anak penjual arang yang mendapati keluarganya dibantai oleh iblis. Satu-satunya yang selamat, sang adik Nezuko, justru berubah menjadi iblis.
Demi menyelamatkan adiknya dan membalaskan dendam keluarganya, Tanjiro memutuskan menjadi seorang pembasmi iblis. Perjalanan penuh air mata dan pertarungan pun dimulai.
Aharen-san wa Hakarenai Season 2 Tampilkan Opening dan Ending Terbaru
Animetakus.com – Season terbaru dari anime Aharen-san wa Hakarenai akhirnya kembali tayang, dan langsung mencuri perhatian lewat opening dan ending yang menyentuh hati. Opening dibawakan oleh ZUTOMAYO lewat lagu “Binetsuma”, sementara ending-nya hadir dengan nuansa manis berjudul “Twilight” dari shallm.
Aharen-san wa Hakarenai Season 2 Opening Video (Binetsuma by ZUTOMAYO):
Aharen-san wa Hakarenai Season 2 Ending Video (Twilight by shallm):
Aharen-san wa Hakarenai Season 2 masih diadaptasi dari manga karya Asato Mizu, kreator Denki-Gai. Kursi sutradara diisi oleh Yasutaka Yamamoto (Nekopara) bersama Tomoe Makino (Kotaro Lives Alone). Komposisi seri ditangani oleh Takao Yoshioka, yang sebelumnya sukses lewat Horimiya.
Desain karakter tetap ditangani oleh Yuko Yahiro, yang juga dikenal lewat karyanya di Kaguya-sama: Love is War, sedangkan musik diisi oleh Satoru Kosaki dan MONACA, nama di balik Hitoribocchi no Marumaruseikatsu.
Ceritanya masih berkutat pada Aharen-san, gadis pemalu dan sulit diprediksi yang punya masalah dalam menjaga jarak sosial—terlalu dekat atau justru terlalu jauh. Suatu hari, ia menjatuhkan penghapus, dan Raido, teman sekelasnya, mengambilnya. Sejak itu, Aharen langsung menganggap mereka bersahabat.
Mulai dari belajar bersama, main di arcade, hingga makan siang bareng, semua dilakukan berdua. Dari interaksi ringan itulah benih-benih perasaan mulai tumbuh diam-diam, menandakan bahwa kedekatan bisa muncul dari hal-hal yang sederhana.
My Awkward Senpai Anime Pamer Visual Baru Jelang Tayang 2025
Animetakus.com – Menjelang penayangan tahun 2025, My Awkward Senpai kembali menggoda penggemar dengan visual terbaru yang memperlihatkan sang karakter utama, Azusa, menikmati kopi santai di meja kerjanya. Visual ini dirilis melalui situs dan akun resmi anime sebagai ajakan untuk semua pekerja agar meluangkan waktu beristirahat.

Anime ini merupakan adaptasi dari manga karya Makoto Kudo dan disutradarai oleh Ayumu Kotake (Acro Trip) di Studio Elle. Penulisan naskah serta komposisi cerita ditangani oleh Mio Inoue (Slow Start), sementara desain karakter dikerjakan oleh Kenro Tokuda, dengan musik digarap oleh Koji Fujimoto (The Great Jahy Will Not Be Defeated!).
Versi bahasa Inggris manga ini diterbitkan oleh Manga UP!. Sinopsis resmi menceritakan tentang Kannawa-senpai, sosok yang dikenal kikuk dan tidak pernah bisa tampil mulus. Kehidupannya berubah saat bertemu dengan Kamegawa, kouhai yang imut, agak kutu buku, dan sangat mudah diajak bicara.
Kini, sang senpai yang canggung harus menghadapi perasaan baru yang datang tanpa permisi.
Visual yang dirilis memperlihatkan nuansa hangat dan menenangkan, menunjukkan sisi keseharian Azusa yang bisa jadi akan banyak hadir di dalam anime. Kehangatan secangkir kopi tampaknya akan menjadi bagian dari momen reflektif dan canggung antara Senpai dan Kouhai yang dijanjikan oleh serial ini.
Michael Sarnoski Sutradarai Film Death Stranding, Produksi A24 dan Kojima
Animetakus.com – Kabar gembira bagi para penggemar dunia game dan film! Adaptasi live-action dari game legendaris Death Stranding akhirnya menemukan nahkoda barunya. Michael Sarnoski, sosok di balik A Quiet Place: Day One, resmi diumumkan sebagai sutradara film ini melalui laporan eksklusif dari Deadline.
Proyek ambisius ini akan digarap oleh A24, rumah produksi yang terkenal dengan karya-karya bernuansa unik dan atmosferik, bersama sang kreator orisinal, Hideo Kojima. Keterlibatan langsung Kojima tentu menjadi sinyal bahwa film ini tidak akan jauh dari visi aslinya yang penuh misteri dan filosofi eksistensial.
Michael Sarnoski sendiri kini tengah menyelesaikan film terbarunya, Death of Robin Hood, yang juga diproduksi oleh A24 dan dibintangi oleh Hugh Jackman serta Jodie Comer. Reputasi Sarnoski yang dikenal mampu menangani cerita gelap dan penuh atmosfer menjadikannya pilihan ideal untuk memimpin proyek Death Stranding ini.

Sementara itu, penggemar Death Stranding juga tengah menantikan peluncuran sekuelnya, Death Stranding 2: On the Beach, yang dijadwalkan rilis pada 26 Juni 2025 khusus untuk platform PlayStation 5. Game pertama yang dirilis pada 8 November 2019 menampilkan jajaran aktor papan atas seperti Norman Reedus, Mads Mikkelsen, Léa Seydoux, dan banyak lagi.
Secara garis besar, Death Stranding mengambil latar di masa depan pasca-peristiwa misterius yang membuka gerbang antara dunia orang hidup dan yang telah mati. Dunia pun dipenuhi oleh makhluk-makhluk grotesk dari akhirat. Pemain berperan sebagai Sam Bridges, sosok yang mengemban tugas menghubungkan sisa-sisa peradaban yang tercerai-berai demi masa depan umat manusia.

Dengan pendekatan visual yang sinematik dan cerita yang penuh makna, banyak pihak meyakini bahwa adaptasi film ini berpotensi menjadi salah satu karya adaptasi game terbaik. Apalagi dengan kombinasi A24, Sarnoski, dan Kojima, penggemar bisa berharap pada kualitas dan atmosfer yang setia dengan sumber aslinya namun tetap memberikan kejutan baru.
Belum ada tanggal rilis resmi untuk film ini, namun produksi dipastikan sedang dalam tahap aktif. Kita tunggu saja, apakah Sarnoski mampu mengubah pengalaman Death Stranding dari dunia virtual menjadi mahakarya layar lebar.