Jadwal Rilis Film Demon Slayer: Infinity Castle di Seluruh Dunia Terungkap!
Jadwal Rilis Film Demon Slayer: Infinity Castle di Seluruh Dunia Terungkap!
Animetakus.com – Para penggemar Demon Slayer akhirnya mendapatkan kepastian! Crunchyroll baru saja mengumumkan jadwal rilis global untuk film Demon Slayer: Infinity Castle, yang menjadi bagian puncak dari seri anime ini.
Film ini akan mulai tayang di Amerika Serikat dan Kanada pada 12 September 2025, tersedia dalam versi subbed dan dubbed. Selain itu, film ini juga akan hadir di IMAX dan format layar besar premium lainnya.
Trailer dan Sinopsis Demon Slayer: Infinity Castle
Dalam trailer terbaru yang dirilis, tampak Tanjiro dan para Hashira yang tiba-tiba diseret ke dalam Infinity Castle oleh Muzan Kibutsuji. Pertempuran besar antara Demon Slayer Corps dan para iblis pun semakin dekat.
Film ini menjadi puncak dari perjalanan Tanjiro Kamado, yang telah menghadapi berbagai pertempuran sengit bersama Zenitsu Agatsuma dan Inosuke Hashibira. Kali ini, mereka akan berhadapan langsung dengan Muzan, dalam pertarungan hidup dan mati yang akan menentukan nasib dunia manusia.

Jadwal Rilis Internasional Demon Slayer: Infinity Castle
Berikut adalah jadwal rilis film Demon Slayer: Infinity Castle di berbagai negara:
- 14 Agustus 2025: Malaysia, Singapura, Pakistan
- 15 Agustus 2025: Kamboja, Indonesia, Vietnam
- 20 Agustus 2025: Filipina
- 11 September 2025: Meksiko, Brasil, Australia, Eropa Timur, Timur Tengah
- 12 September 2025: India, Spanyol, Inggris, Polandia, Turki
- 17 September 2025: Prancis, Swiss (berbahasa Prancis)
- 25 September 2025: Jerman, Austria, Swiss (berbahasa Jerman)
Tanggal rilis tambahan akan diumumkan kemudian.
Klimaks Epik dalam Dunia Demon Slayer
Film ini menjadi babak terakhir dari anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, yang pertama kali tayang pada 2019. Sebelumnya, Crunchyroll telah menayangkan empat musim anime dalam versi subbed dan dubbed.
Selain Infinity Castle, Sony Pictures juga tengah menyiapkan film terbaru Mamoru Hosoda, berjudul Scarlet, yang dijadwalkan tayang pada musim dingin 2025.
Bersiaplah untuk pertarungan epik terakhir dalam Demon Slayer: Infinity Castle! Film ini akan menjadi penutup dari perjalanan panjang Tanjiro dalam melawan iblis. Jangan sampai ketinggalan!
WIND BREAKER Season 2 Tayang 3 April 2025, Trailer dan Lagu Ending Terungkap!
WIND BREAKER Season 2 Tayang 3 April 2025, Trailer dan Lagu Ending Terungkap!
Animetakus.com – Anime WIND BREAKER Season 2 akhirnya mengumumkan tanggal tayang resmi! Dalam trailer terbaru yang dirilis hari ini, terungkap bahwa musim kedua anime ini akan mulai mengudara pada 3 April 2025 pukul 00:26 JST. Selain itu, trailer juga menampilkan lagu ending terbaru berjudul “It’s myself” yang dibawakan oleh band shytaupe.
Trailer WIND BREAKER Season 2
Tidak hanya itu, arc KEEL yang akan menjadi fokus utama musim ini juga diperlihatkan melalui visual kunci terbaru. Visual tersebut hadir dengan tagline yang penuh semangat: “Jangan remehkan Bofurin!”
Visual Kunci WIND BREAKER Season 2

Tim Produksi dan Detail Anime
Anime ini diadaptasi dari manga WIND BREAKER karya Satoru Nii, dengan CloverWorks kembali menangani produksinya. Berikut adalah tim utama di balik proyek ini:
- Sutradara: Toshifumi Akai (Fate/Grand Order: Babylonia)
- Komposisi Seri: Hiroshi Seko (Chainsaw Man)
- Desain Karakter: Taishi Kawakami
- Musik: Ryo Takahashi (SK8 the Infinity)
Kisah Haruka Sakura dan Bofurin Berlanjut
Anime WIND BREAKER berfokus pada Furin High School, sekolah yang dikenal karena murid-muridnya yang kuat dan suka bertarung. Namun, beberapa di antaranya membentuk kelompok Bofurin, yang berperan sebagai pelindung kota.
Di musim kedua ini, Haruka Sakura, siswa tahun pertama yang ambisius, akan menghadapi pertarungan yang lebih sengit dalam perjalanannya menuju puncak.
Jangan lewatkan WIND BREAKER Season 2, yang akan tayang mulai 3 April 2025!
Frieren: Beyond Journey’s End Season 2 Siap Tayang Januari 2026!
Frieren: Beyond Journey’s End Season 2 Siap Tayang Januari 2026!
Animetakus.com – Kabar gembira bagi penggemar Frieren: Beyond Journey’s End! Dalam acara voice actor ‘catch-up’ livestream, diumumkan bahwa Season 2 dari anime ini akan mulai tayang pada Januari 2026. Selain itu, teaser visual terbaru juga telah dirilis, memperlihatkan Frieren, Fern, dan Stark yang tengah beristirahat setelah perjalanan panjang.
Visual tersebut menampilkan tagline yang menggugah, “Sebuah petualangan sepele, tapi tak tergantikan.”
Teaser Visual dan Tim Produksi

Anime ini diadaptasi dari manga pemenang penghargaan karya Kanehito Yamada dan Tsukasa Abe. Produksi kembali ditangani oleh MADHOUSE, dengan tim utama sebagai berikut:
- Sutradara: Keiichiro Saito (Bocchi the Rock!)
- Komposisi Seri: Tomohiro Suzuki (One-Punch Man)
- Desain Karakter: Reiko Nagasawa (takt op.Destiny)
- Musik: Evan Call (Violet Evergarden)
Melanjutkan Perjalanan Sang Penyihir Abadi
Frieren: Beyond Journey’s End berkisah tentang Frieren, seorang penyihir elf yang melihat kehidupan manusia berlalu begitu cepat. Setelah Raja Iblis dikalahkan, para pahlawan kembali ke kehidupan mereka masing-masing. Namun, seiring berjalannya waktu, Frieren menyadari arti persahabatan dan keabadian.
Dalam perjalanan barunya, ia mengambil seorang murid dan berusaha memenuhi janji lama kepada teman-temannya yang telah tiada. Bisakah Frieren memahami makna kehidupan dan kematian?
Jangan lewatkan kisah epik Frieren Season 2, yang siap hadir pada Januari 2026!
Monster Hunter Wilds Pecahkan Rekor! Terjual 8 Juta Kopi dalam 3 Hari
Monster Hunter Wilds Pecahkan Rekor! Terjual 8 Juta Kopi dalam 3 Hari
Animetakus.com – Baru dirilis pada 28 Februari 2025, Monster Hunter Wilds langsung mencatat sejarah! Game ini sukses terjual 8 juta kopi di seluruh dunia hanya dalam tiga hari, menjadikannya game Capcom dengan penjualan tercepat dalam sejarah.
Pencapaian Luar Biasa di Steam

Sejak peluncuran, jumlah pemain Monster Hunter Wilds terus mencetak angka mengesankan. Berdasarkan data SteamDB, puncak pemain bersamaan di Steam mencapai 1,3 juta dalam tiga hari setelah rilis.
Game ini saat ini tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC, dengan fitur cross-play yang memungkinkan pemain di berbagai platform bermain bersama.
Dunia Dinamis dan Visual Spektakuler

Capcom menggambarkan Monster Hunter Wilds sebagai game yang menghadirkan dunia dinamis dan terus berubah. Pemain akan menghadapi alam liar yang brutal, di mana kawanan monster ganas bisa menyerang kapan saja, namun juga dapat berubah menjadi lingkungan kaya kehidupan.
Dengan dukungan RE ENGINE, game ini menawarkan visual yang megah, menciptakan pengalaman berburu monster yang semakin imersif.
Dengan awal yang sangat kuat, Monster Hunter Wilds tampaknya siap menjadi salah satu game terbesar di tahun 2025. Apakah game ini akan terus memecahkan rekor? Kita tunggu saja!
Black Butler -Emerald Witch Arc- Rilis Teaser! Tayang Perdana 5 April
Black Butler -Emerald Witch Arc- Rilis Teaser! Tayang Perdana 5 April 2025!
Animetakus.com – Setelah menyelesaikan misteri di Weston College, petualangan Ciel Phantomhive dan Sebastian Michaelis berlanjut ke hutan terkutuk dalam Black Butler -Emerald Witch Arc-. Teaser kedua dan visual terbaru telah dirilis, mengonfirmasi bahwa anime ini akan tayang perdana pada 5 April 2025.
Teaser dan Visual Terbaru

Kenjiro Okada (March Comes in Like a Lion) kembali dipercaya sebagai sutradara di CloverWorks, dengan komposisi seri ditangani oleh Hiroyuki Yoshino (World Trigger). Yumi Shimizu yang sebelumnya terlibat di Horimiya menjadi desainer karakter.
Aktor suara Maaya Sakamoto dan Daisuke Ono juga akan kembali memerankan Ciel Phantomhive dan Sebastian Michaelis, menghadirkan pesona khas yang telah melekat pada karakter mereka.
Adaptasi dari Manga Populer Black Butler
Manga Black Butler karya Yana Toboso pertama kali diterbitkan pada 2006 di majalah GFantasy milik Square Enix. Versi bahasa Inggrisnya juga telah tersedia melalui Yen Press, menjadikan seri ini semakin dikenal di pasar global.
Petualangan baru Ciel dan Sebastian dalam Emerald Witch Arc akan membawa mereka menghadapi kekuatan sihir yang lebih gelap dari sebelumnya. Apa rahasia di balik hutan terkutuk ini? Jangan lewatkan penayangan perdananya pada 5 April 2025!
Solo Leveling Season 2 Kena Kritik! Episode 9 Tuai Kontroversi
Solo Leveling Season 2 Kena Kritik! Episode 9 Tuai Kontroversi
Animetakus.com – Musim kedua Solo Leveling terus menghadirkan kisah seru tentang Jinwoo, tetapi episode terbarunya justru memicu perdebatan sengit. Episode 9, yang menampilkan reuni emosional antara Jinwoo dan ibunya, menjadi episode pertama musim ini yang melampaui 1.000 dislike di Crunchyroll.
Sebagian penggemar mengapresiasi momen penuh emosi tersebut, tetapi yang lain merasa bahwa adegan ini justru mengganggu ritme cerita. Kontroversi ini kembali memunculkan perdebatan lama dalam komunitas anime: apakah pengembangan karakter sama pentingnya dengan aksi tanpa henti, atau justru memperlambat cerita?
Aksi vs. Cerita: Mana yang Lebih Penting?

Respon negatif terhadap episode ini menunjukkan bahwa sebagian besar penggemar lebih menginginkan episode penuh aksi. Sejak awal, Solo Leveling dikenal karena pertarungan spektakuler, animasi memukau, dan perkembangan Jinwoo yang tak terbendung. Ketika sebuah episode menyimpang dari formula ini—meskipun untuk momen penting—resikonya adalah mengecewakan sebagian penonton.
Namun, yang sering dilupakan adalah bahwa cerita yang kuat lah yang membuat sebuah anime berkesan dalam jangka panjang. Reuni Jinwoo dengan ibunya adalah momen krusial yang memperlihatkan motivasi serta pengorbanan pribadinya. Tanpa aspek emosional ini, pertarungan-pertarungan epik dalam seri ini akan kehilangan makna.
Filler atau Bagian Penting dari Cerita?

Istilah “filler” sering digunakan secara negatif dalam dunia anime. Beberapa fans langsung melabeli episode 9 sebagai filler, meskipun adegan tersebut memiliki dampak besar bagi jalan cerita.
Dalam sebuah seri, episode peralihan diperlukan untuk membangun dunia dan memperkuat karakter. Jinwoo’s leveling up didorong oleh keinginannya untuk menyelamatkan ibunya, sehingga momen ini menjadi fondasi dari perjalanannya. Tanpa momen-momen ini, anime hanya akan menjadi sekumpulan pertarungan tanpa emosi.
Meskipun demikian, kekecewaan sebagian penggemar juga bisa dipahami. Solo Leveling dikenal sebagai anime dengan tempo cepat, sehingga jeda dari aksi bisa terasa seperti gangguan. Namun, menyebut setiap episode tanpa pertarungan sebagai filler adalah pemahaman yang keliru.
Perdebatan ini menunjukkan tantangan besar dalam mengadaptasi anime: bagaimana menyeimbangkan aksi dengan pengembangan karakter tanpa kehilangan antusiasme penonton? Episode 9 mungkin tidak sesuai harapan bagi penggemar aksi, tetapi bagi yang menyukai cerita mendalam, episode ini memiliki arti yang sangat penting.