Patlabor EZY File 1 Rilis Video Kolaborasi dengan Mori Calliope
Animetakus.com Patlabor EZY File 1 resmi membagikan video kolaborasi terbaru menjelang penayangan perdananya di bioskop Jepang. Video tersebut menampilkan lagu tema terbaru dari VTuber populer Mori Calliope berjudul “Reimei Compass”.
Video teaser terbaru itu memperlihatkan sejumlah cuplikan baru dari serial anime tersebut. Beberapa adegan juga menampilkan aksi Mori Calliope yang dipadukan dengan suasana futuristik khas Patlabor EZY.
Patlabor EZY x Mori Calliope Collab Video
Selain video kolaborasi, pihak produksi juga memperlihatkan bonus spesial yang akan diberikan kepada penonton pada pekan pertama penayangan.
Penonton bioskop akan mendapatkan kartu pos eksklusif bergambar AV-98Plus Ingram sebagai hadiah terbatas selama periode awal screening.
Bonus Postcard AV-98Plus Ingram

Anime Patlabor EZY akan hadir dalam format delapan episode yang dibagi menjadi tiga chapter penayangan bioskop di Jepang.
“File 1” dijadwalkan tayang pada 15 Mei 2026. Setelah itu, “File 2” akan dirilis pada 14 Agustus 2026, sedangkan “File 3” hadir pada Maret 2027.
Episode 1 hingga 6 yang tampil dalam “File 1” dan “File 2” menggunakan format antologi dengan cerita terpisah. Sementara itu, episode 7 dan 8 dalam “File 3” akan menghadirkan alur cerita berkelanjutan.
Yutaka Izubuchi bertindak sebagai sutradara anime Patlabor EZY berdasarkan karya asli HEADGEAR di studio animasi J.C. Staff.
Kazunori Ito menangani naskah sekaligus komposisi seri. Takamitsu Sato mengerjakan desain karakter dan arahan animasi utama. Yasutomo Moriizumi bertugas sebagai sutradara CG, sedangkan musik anime digarap oleh Kenji Kawai.
Produksi CG dikerjakan oleh GAZEN dan GENCO menangani produksi umum serial tersebut.
Sinopsis anime Patlabor EZY berlatar pada akhir tahun 1990-an ketika mesin humanoid serbaguna bernama “Labor” berkembang pesat di berbagai bidang industri.
Kemajuan teknologi itu memunculkan ancaman baru berupa kejahatan Labor. Untuk mengatasi masalah tersebut, Departemen Kepolisian Metropolitan membentuk Special Vehicle Section 2 di bawah divisi keamanan.
Unit tersebut kemudian dikenal sebagai Patlabor.
Cerita lalu melompat ke era 2030-an saat Jepang menghadapi penurunan tenaga kerja dan perkembangan otomatisasi berbasis AI semakin cepat.
Teknologi Labor yang sebelumnya menjadi inovasi mutakhir kini berubah menjadi bagian umum dari infrastruktur sosial. Robot otonom mulai menggantikan Labor berawak sehingga keberadaannya perlahan dianggap usang.
Meski begitu, tugas Special Vehicle Section 2 tetap sama, yaitu melindungi masyarakat dan kota dari ancaman baru.
Division 2 bersama AV-98Plus Ingram, versi terbaru dari Type AV 98 Ingram lama, akan menghadapi berbagai kejahatan teknologi dengan keberanian dan kecerdasan.
Witch Hat Atelier Umumkan Lagu Ending Baru
Animetakus.com – Witch Hat Atelier lagu ending baru kembali diumumkan untuk musim anime ini. Penyanyi Nakamura Hak menghadirkan karya terbaru yang melengkapi deretan lagu sebelumnya.
Musik dari Nakamura Hak kini semakin identik dengan anime Witch Hat Atelier. Dua lagu miliknya sudah digunakan sebagai ending theme dalam seri ini.
Kini, lagu ketiga berjudul “Hikari” resmi diumumkan sebagai ending terbaru. Lagu ini sebelumnya belum pernah dirilis.
“Hikari” bergabung dengan dua lagu lain, yaitu “Tada Utsukushii Noroi” dan “Yoru ni Ukabu” yang sudah lebih dulu hadir dalam anime.
Selain pengumuman lagu, kreator manga Kamome Shirahama merilis ilustrasi baru karakter Coco. Karya tersebut terinspirasi dari musik Nakamura Hak.
Ilustrasi itu akan digunakan sebagai sampul CD single “Tada Utsukushii Noroi”. Ini menjadi rilisan CD single pertama bagi sang artis.
Single tersebut juga akan memuat dua lagu lain yang telah digunakan dalam anime. Rencana perilisan dijadwalkan pada 10 Juni.

Kamome Shirahama memulai serialisasi manga Witch Hat Atelier di majalah Morning Two milik Kodansha pada Juli 2022. Hingga saat ini, sudah ada 15 volume yang dirilis di Jepang.
Versi bahasa Inggris juga diterbitkan oleh Kodansha USA untuk pasar internasional.
Adaptasi anime disutradarai oleh Ayumu Watanabe di studio animasi BUG FILMS. Jun Shinohara bertugas sebagai asisten sutradara.
Hiroshi Seko menangani komposisi seri. Desain karakter dan arahan animasi utama dikerjakan oleh Kairi Unabara. Musik digarap oleh Yuta Kitamura.
Animetakus menggambarkan cerita sebagai berikut:
Di dunia tempat hanya penyihir yang dapat menggunakan sihir, mereka harus menghindari pandangan manusia biasa saat merapalnya. Coco menjalani kehidupan sehari-hari sambil bermimpi menjadi penyihir.
Ketika seorang penyihir muda bernama Qifrey datang ke desanya, Coco menemukan rahasia besar. Ia kemudian menjadi murid Qifrey dan memulai perjalanan belajarnya.
Kisah ini mengikuti anak-anak yang menghadapi keputusasaan, namun tetap meraih harapan.
Link Click Season 3 Rilis Musim Panas 2026
Animetakus.com Layanan streaming asal China, Bilibili, merayakan lima tahun Link Click. Perayaan ini ditandai dengan rilis video anniversary. Video tersebut menampilkan preview musim ketiga.
Dalam video itu, jadwal baru diumumkan. Link Click Season 3 rilis Summer 2026 menjadi informasi utama. Sebelumnya, bagian pertama direncanakan tayang Oktober 2026.
Perubahan jadwal ini menarik perhatian penggemar. Banyak yang menantikan kelanjutan cerita. Preview singkat juga memperlihatkan arah cerita berikutnya.
Sutradara Haolin pernah memberikan penjelasan sebelumnya. Ia menyebut total episode akan mencapai 24. Rencana tersebut mencakup keseluruhan seri.
Bagian kedua kemungkinan dirilis pada 2027. Informasi ini masih bersifat harapan. Jadwal resmi lanjutan belum diumumkan secara detail.
Selain video, visual anniversary juga dirilis. Visual ini menampilkan karakter utama dengan nuansa khas. Desain tersebut memperkuat identitas seri.

Link Click Season 3 rilis Summer 2026 kembali menegaskan komitmen produksi. Bilibili terus mengembangkan cerita dengan skala lebih besar. Antusiasme global ikut meningkat.
Animetakus menjelaskan alur cerita utama. Cheng Xiaoshi dan Lu Guang memiliki kemampuan khusus. Mereka dapat masuk ke dalam foto klien.
Keduanya menjalankan usaha bernama Time Photo Studio. Tempat itu menjadi pusat aktivitas mereka. Setiap misi membawa risiko besar.
Mereka harus menyelesaikan setiap permintaan. Skala tugas bisa berbeda-beda. Bahaya sering muncul dalam setiap pekerjaan.
Namun tanggung jawab tetap diutamakan. Tidak ada tugas yang dianggap sepele. Setiap detail menjadi sangat penting.
Link Click Season 3 rilis Summer 2026 menjadi momen penting. Penggemar menunggu kelanjutan kisah penuh ketegangan ini.
Nakamura Hak Rilis Lagu Ending Witch Hat Atelier
Animetakus.com Lagu ending Witch Hat Atelier resmi dirilis oleh Nakamura Hak. Ia merilis video musik versi anime untuk lagu debutnya berjudul “Tada Utsukushii Noroi”. Lagu ini menjadi ending theme untuk anime musim semi 2026 tersebut.
Video musik versi anime telah dipublikasikan melalui kanal resmi. Lagu ini menghadirkan nuansa emosional yang kuat. Komposisi sederhana memperkuat suasana cerita anime.
Nakamura Hak – Tada Utsukushii Noroi (Anime Version Music Video)
Selain itu, versi ending tanpa kredit dari anime juga telah dirilis. Video ini menampilkan visual penutup anime tanpa teks tambahan.
Witch Hat Atelier Creditless Ending Video
Nakamura Hak lahir di Den-en-chofu, Tokyo. Ia memulai debut sebagai penyanyi pada April 2026. Saat ini, ia juga bekerja sebagai karyawan kantor.
Karya musiknya memiliki ciri khas sederhana. Ia hanya menggunakan vokal dan gitar akustik. Seluruh proses penulisan, komposisi, dan aransemen ia tangani sendiri.
“Tada Utsukushii Noroi” dirilis secara digital pada 1 Mei. Versi CD dijadwalkan rilis pada 10 Juni. Lagu ini menjadi langkah awal kariernya di industri musik.
Nakamura Hak mengungkapkan perasaannya terkait proyek ini. Ia merasa terkejut saat menerima tawaran tersebut. Perasaan cemas juga sempat muncul di awal.
Setelah membaca Witch Hat Atelier, ia merasakan emosi yang mendalam. Ia kemudian menciptakan lagu berdasarkan perasaan tersebut. Kata “keputusasaan” menjadi kesan pertama yang ia rasakan.
Ia menggambarkan karakter yang tetap bangkit di tengah kesulitan. Hal tersebut menjadi inspirasi utama dalam lagunya. Ia berusaha menyatukan suara dan kata dengan penuh makna.
Witch Hat Atelier merupakan manga karya Kamome Shirahama. Serial ini mulai terbit di majalah Morning Two milik Kodansha sejak Juli 2022. Hingga kini, sudah tersedia 16 volume di Jepang.
Versi bahasa Inggris juga diterbitkan oleh Kodansha USA. Adaptasi anime disutradarai oleh Ayumu Watanabe di studio BUG FILMS. Jun Shinohara bertindak sebagai asisten sutradara.
Komposisi seri ditangani oleh Hiroshi Seko. Desain karakter dibuat oleh Kairi Unabara. Musik anime dikerjakan oleh Yuta Kitamura.
Cerita Witch Hat Atelier berfokus pada dunia sihir. Hanya penyihir yang dapat menggunakan sihir. Mereka harus menyembunyikan kemampuan tersebut dari manusia biasa.
Tokoh utama bernama Coco bermimpi menjadi penyihir. Ia bertemu dengan penyihir muda bernama Qifrey. Coco kemudian menemukan rahasia besar dan menjadi muridnya.
Kisah ini menggambarkan perjalanan anak-anak menghadapi keputusasaan. Mereka tetap berusaha meraih harapan. Lagu ending Witch Hat Atelier memperkuat nuansa emosional cerita tersebut.
Berserk of Gluttony Season 2 Resmi Diumumkan
Animetakus.com Berserk of Gluttony Season 2 resmi diumumkan sebagai kelanjutan dari adaptasi anime yang pertama kali tayang pada Fall 2023. Serial ini diadaptasi dari light novel karya Ichika Isshiki dan Fame.
Pengumuman tersebut juga disertai dengan perilisan visual perdana. Visual ini menjadi penanda awal untuk musim kedua yang telah dinantikan penggemar.

Dalam visual tersebut, karakter Fate Graphite terlihat memegang tangan Holy Knight Roxy. Keduanya membentuk angka dua sebagai simbol musim kedua.
Roxy tampil dengan kostum baru yang akan digunakan dalam cerita season terbaru. Informasi lebih lanjut mengenai Berserk of Gluttony Season 2 akan diumumkan di kemudian hari.
Musim pertama anime ini disutradarai oleh Tetsuya Yanagisawa di studio ACGT. Komposisi seri ditangani oleh Mariko Kunisawa, dengan desain karakter oleh Takafumi Furusawa dan musik oleh Yuichi Ono.
Anime Berserk of Gluttony mengikuti kisah Fate Graphite yang lahir di dunia dengan sistem kekuatan berbasis skill. Ia memiliki kemampuan bernama Gluttony yang dianggap sebagai kutukan.
Kemampuan tersebut membuatnya dijauhi dan diremehkan oleh orang lain. Namun, segalanya berubah saat kekuatan aslinya terbangun.
Fate Graphite memiliki kemampuan untuk menyerap skill dari siapa pun yang ia bunuh. Kekuatan ini memberinya potensi besar sekaligus risiko yang berbahaya.
Berserk of Gluttony Season 2 diperkirakan akan melanjutkan perjalanan Fate dalam mengendalikan kekuatan tersebut. Cerita akan kembali menyoroti konflik antara kekuatan dan kendali diri.
Ending Song Wistoria Season 2 “Reach Light” oleh Shiyui
Animetakus.com — Ending song Wistoria Season 2 resmi diperkenalkan melalui lagu terbaru berjudul “Reach Light” yang dibawakan oleh Shiyui. Lagu ini menjadi penutup untuk anime Wistoria: Wand and Sword Season 2 yang tayang pada musim semi 2026.
Melalui kanal YouTube resminya, Shiyui telah merilis video musik untuk lagu tersebut. Kehadiran “Reach Light” langsung menarik perhatian penggemar anime dan musik Jepang.
Selain itu, versi creditless ending dari anime juga telah dipublikasikan, menampilkan visual penutup tanpa kredit yang memperkuat suasana emosional cerita.
Shiyui memulai aktivitasnya di platform digital seperti X (sebelumnya Twitter), YouTube, dan Nico Nico sejak Januari 2021. Sejak saat itu, ia telah mengunggah sekitar 70 video lagu yang menunjukkan perkembangan kariernya di industri musik.
Karier profesionalnya semakin berkembang setelah debut major label bersama Sony Music Labels pada November 2022. Ia kemudian dipercaya membawakan lagu tema untuk berbagai anime populer, termasuk Mobile Suit Gundam: The Witch from Mercury (2022), DEMON LORD 2099 (2024), serta May I Ask for One Final Thing? (2025).
Single CD “Reach Light” dijadwalkan rilis pada 27 Mei 2026. Sebelum perilisan fisik tersebut, lagu utamanya sudah tersedia di berbagai platform digital.
Dalam pernyataan resminya, Shiyui mengungkapkan keterlibatannya dalam proyek ini sebagai penyanyi ending theme. Lirik lagu “Reach Light” ditulis oleh Atsu Mizuno, sementara komposisi musik dikerjakan oleh Ito Yukino.
Lagu ini menggambarkan perjalanan karakter yang awalnya tidak memiliki kemampuan sihir, tetapi menemukan kekuatan dalam bentuk keberanian. Tekad tersebut diibaratkan sebagai pedang yang lurus dan kuat untuk menembus segala rintangan.
Selama proses rekaman, nuansa vokal Shiyui dibangun secara bertahap, mulai dari suara yang ragu hingga mencapai puncak emosi saat karakter menyatakan tekadnya. Pendekatan ini memperkuat pesan bahwa kata-kata memiliki kekuatan layaknya sihir.
Melalui “Reach Light,” Shiyui ingin menyampaikan bahwa suara dan kata-kata dapat menjadi sarana untuk menciptakan kekuatan besar. Lagu ini diharapkan dapat terus didengarkan sebagai representasi harapan yang mengarah pada cahaya.
