Anime Film A NEW DAWN Rilis Cuplikan Opening
Animetakus.com Anime film A NEW DAWN resmi membagikan cuplikan opening terbarunya. Video pembuka berdurasi sekitar 80 detik tersebut ditayangkan melalui kanal YouTube resmi Asmik Ace.
Cuplikan ini menampilkan rangkaian adegan bernuansa misterius. Lanskap alam terbuka dipadukan dengan komposisi warna yang tidak biasa. Opening A NEW DAWN memberi gambaran awal mengenai identitas visual film ini.
Film animasi original ini disutradarai oleh Yoshitoshi Shinomiya. Ia dikenal luas sebagai ilustrator latar dalam film Garden of Words dan Your Name. Selain itu, ia juga terlibat dalam visual film-film Pokémon.
A NEW DAWN dijadwalkan tayang perdana di Jepang pada Jumat, 6 Maret 2026. Film ini merupakan proyek kolaborasi Prancis dan Jepang. Produksi dilakukan bersama studio asal Prancis, Miyu Productions.
Dalam proyek ini, Yoshitoshi Shinomiya tidak hanya bertindak sebagai sutradara. Ia juga menulis cerita berdasarkan karya orisinal miliknya sendiri. Desain karakter digarap oleh Utsushita dari Minakata Laboratory.
Arah artistik film ditangani oleh Akiko Majima. Musik latar dikomposisikan oleh Shuta Hasunuma. Lagu tema berjudul “Aoba” atau “green leaves” dibawakan oleh penyanyi dan penulis lagu imase.
Anime film A NEW DAWN juga meraih pengakuan di berbagai festival internasional. Film ini terpilih sebagai salah satu dari lima karya dalam program “Animation Day” Annecy Animation Showcase. Program tersebut menjadi bagian dari Cannes International Film Festival pada Mei 2024.
Selain itu, A NEW DAWN masuk dalam jajaran kompetisi resmi Berlin International Film Festival. Film ini menjadi satu dari 22 judul yang dipilih dalam kategori kompetisi utama pada Februari 2026.
Situs resmi Festival Berlin memperkenalkan sinopsis film ini secara singkat. Cerita berpusat pada seorang pemuda bernama Keitaro. Ia tinggal di sebuah pabrik kembang api yang akan segera ditutup.
Keitaro bertekad mengungkap misteri Shuhari. Shuhari merupakan kembang api mitologis yang diciptakan ayahnya sebelum menghilang tanpa jejak. Ia ingin meluncurkan kembang api tersebut sebelum pabrik benar-benar berhenti beroperasi.

The Dangers in My Heart: The Movie Rilis Visual Terbaru
Animetakus.com The Dangers in My Heart: The Movie merilis visual terbaru menjelang penayangan perdananya di bioskop Jepang pada 13 Februari. Visual ini menampilkan Kana yang tampil penuh energi bersama Primary COLOR, disertai tagline bertuliskan, “The world is always changing.”
Selain perilisan visual terbaru The Dangers in My Heart, diumumkan pula bonus khusus bagi penonton di Jepang. Pengunjung bioskop yang menyaksikan film ini pada periode 13 hingga 19 Februari akan mendapatkan manga spesial setebal 10 halaman karya Norio Sakurai, selama persediaan masih tersedia.
Film anime The Dangers in My Heart dijadwalkan tayang di Amerika Serikat hanya tiga hari setelah pemutaran di Jepang. Sejumlah kota yang masuk dalam daftar penayangan meliputi Atlanta, Philadelphia, Dallas, Houston, Chicago, Los Angeles, San Francisco, Seattle, New York, serta Fairfax, Virginia.


Musim pertama anime The Dangers in My Heart sebelumnya disutradarai oleh Hiroaki Akagi di studio Shin-Ei Animation. Proyek tersebut didukung oleh Jukki Hanada sebagai penulis komposisi seri, Masato Katsumata sebagai desainer karakter, dan Kensuke Ushio sebagai penata musik.
Untuk versi film, kursi sutradara diisi oleh Dali Chen. Sementara itu, Hiroaki Akagi mengambil peran sebagai chief director dalam The Dangers in My Heart: The Movie.
Seven Seas Entertainment menerbitkan versi bahasa Inggris resmi dari manga asli karya Norio Sakurai. Cerita berfokus pada Kyotaro Ichikawa, seorang siswa yang berada di lapisan terbawah kehidupan sosial sekolahnya.
Kyotaro kerap membayangkan dirinya sebagai tokoh utama dalam kisah thriller psikologis. Ia menghabiskan hari-harinya dengan khayalan mengacaukan kehidupan teman sekelasnya dan memendam perasaan terhadap Anna Yamada, sosok idola di kelas.
Namun, kepribadian Kyotaro tidak sepenuhnya seperti yang ia bayangkan. Seiring waktu, terungkap bahwa Anna Yamada juga memiliki sisi unik yang tidak kalah mengejutkan.
Doraemon Movie ke-45: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil
Animetakus.com – Serial film panjang Doraemon kembali menghadirkan nostalgia dengan pengumuman film ke-45 berjudul Nobita and the New Castle of the Undersea Devil. Film ini dijadwalkan tayang pada 2026 sebagai remake dari kisah klasik tahun 1983.
Film aslinya, Nobita and the Castle of the Undersea Devil (Doraemon: Nobita no Kaiteiki Ganjo), menampilkan petualangan Nobita dan kawan-kawan ke kerajaan bawah laut Mu dan Atlantis. Belum diketahui seberapa dekat cerita baru akan mengikuti versi klasik, namun teaser dan key visual sudah mengisyaratkan petualangan epik di dasar laut.

Film ini akan disutradarai oleh Tetsuo Yajima, yang dikenal lewat Pokémon: Mega Evolution Specials I-IV. Skenario ditulis oleh Isao Murayama, yang sebelumnya menangani Witchy Precure! sebagai series composition.
Dengan kombinasi nostalgia dan sentuhan baru, Doraemon the Movie: Nobita and the New Castle of the Undersea Devil diperkirakan akan jadi salah satu rilisan anime paling ditunggu di tahun 2026.
AS ONE Movie Rilis Trailer Baru
Animetakus.com – Film anime AS ONE akhirnya merilis trailer terbaru yang menampilkan lagu tema “Meguriboshi”. Lagu ini dibawakan oleh RUKI, nama panggung dari Ruki Shiroiwa, anggota grup idola JO1 yang juga mengisi suara karakter utama pria, Yoh.
Dalam trailer berdurasi penuh tersebut, penonton bisa menikmati perpaduan emosi dari musik dan visual spektakuler yang menjadi ciri khas proyek anime sci-fi besar. Lagu “Meguriboshi” sendiri ditulis, dikomposisi, dan diproduksi sendiri oleh Ruki, menambah nuansa personal dalam film ini.
Tak hanya trailer, situs resmi film juga merilis visual utama yang memperlihatkan Yoh dan Rako, sang tokoh utama wanita. Tagline menyentuh berbunyi:
“Ketika lagunya bergema, takdir mereka mulai bergerak.”

AS ONE dijadwalkan tayang perdana di bioskop Jepang pada 22 Agustus 2025, disutradarai oleh Kobun Shizuno (Detective Conan). Proyek ini juga melibatkan Yoshiyuki Sadamoto (Evangelion) sebagai desainer karakter dan Ippei Gyoubu (Gundam: Witch from Mercury) sebagai desainer mekanik.
Pemeran lainnya termasuk:
- Haruka Shiraishi sebagai Rako
- Shunsuke Takeuchi sebagai Vigo
- Yoko Hikasa sebagai Kizana
- Ryuhei Maruyama sebagai ayah Rako
Prekuel Game Arcade Starwing Paradox
Film ini diangkat dari game arcade Starwing Paradox milik Square Enix, yang rilis pertama kali pada 2018. Cerita dalam AS ONE akan menjadi prekuel yang mengambil latar 20 tahun sebelum peristiwa di dalam game.
Sinopsis: Takdir Dua Dunia Bertemu
Yoh adalah pelajar SMA di Jepang masa kini yang bermimpi menjadi musisi, tetapi terjebak antara tekanan keluarga dan konflik band. Saat melintasi Shibuya, tiba-tiba ia mendengar suara minta tolong dan diselimuti cahaya putih misterius.
Di sisi lain alam semesta, planet Meguriboshi tengah bersiap melakukan upacara gencatan senjata antara dua kerajaan yang bertikai. Tapi insiden luar angkasa membuat Vigo dalam bahaya, dan Rako, mekanik robot, nekat menyelamatkannya dengan pesawat rusak. Ia berhasil memindahkan puing ke laut, tapi kehilangan kesadaran.
Dalam kondisi koma, Rako bertemu Yoh di dalam kesadarannya. Pertemuan yang tidak biasa itu menjadi awal dari takdir besar yang menyatukan mereka berdua menjadi satu jiwa.
Demon Slayer Infinity Castle Rilis Trailer Utama
Animetakus.com – Film pertama dari trilogi Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – Infinity Castle akhirnya merilis trailer utama pada Jumat (28/6), menampilkan cuplikan pertempuran epik sekaligus dua lagu tema dari Aimer dan LiSA. Film ini akan tayang di bioskop Jepang pada 18 Juli 2025, sementara penayangan global dimulai Agustus mendatang.
Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle
Main Trailer Subtitled
Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle
Main Trailer English Dub
Lagu tema bertajuk “A World Where the Sun Never Rises” dibawakan Aimer, sedangkan “Shine in the Cruel Night” dinyanyikan LiSA. Kedua lagu ini akan mengiringi film penuh aksi yang menjadi pembuka dari saga akhir pertarungan Demon Slayer Corps melawan iblis.
Tak hanya itu, visual kunci terbaru menampilkan Akaza, salah satu iblis peringkat atas, memperkuat nuansa mencekam dari Infinity Castle yang jadi latar utama film ini.

Ufotable kembali dipercaya menggarap film ini, disutradarai oleh Haruo Sotozaki, dengan desain karakter oleh Akira Matsushima, dan musik dari duo legendaris Yuki Kajiura dan Go Shiina.
Cerita: Tanjiro Kamado bersama para Hashira dan rekan-rekannya seperti Zenitsu dan Inosuke akhirnya memasuki benteng iblis—Infinity Castle, setelah serangan mendadak Muzan Kibutsuji ke markas utama Demon Slayer Corps. Dari sini, pertempuran penentu antara para pembasmi iblis dan Muzan dimulai.
Untuk para penggemar musik, seluruh soundtrack dari seri Demon Slayer—termasuk musik konser orkestra—akan tersedia di platform streaming mulai 29 Juni pukul 00.00 JST.
Sementara di Jepang akan tayang lebih awal, Crunchyroll dan Sony Pictures Entertainment mengonfirmasi bahwa penayangan di AS dan Kanada akan dimulai 12 September 2025. Detail lebih lanjut tentang penayangan global akan diumumkan melalui situs resmi Demon Slayer.
Pantau terus update terbaru Demon Slayer hanya di Animetakus.com!
Love Live! Hasunosora Umumkan Film Anime 3DCG Resmi Tayang
Animetakus.com – Kabar gembira datang dari dunia school idol! Setelah cukup lama dinantikan, Love Live! Hasunosora Jyogakuin School Idol Club akhirnya secara resmi mengumumkan akan merilis sebuah film anime 3DCG. Pengumuman tersebut disampaikan langsung melalui akun media sosial resmi proyek Link! Like! Love Live! pada Sabtu (8/6).
Film ini akan menjadi penampilan layar lebar pertama bagi para member dari Hasunosora Jyogakuin School Idol Club sejak mereka debut pada April 2023 dalam proyek multimedia. Dalam pengumuman itu juga ditayangkan sebuah teaser trailer singkat yang menampilkan Kaho Hinoshita, salah satu member paling populer dalam grup tersebut.
Meski informasi yang dirilis masih terbatas, disebutkan bahwa film ini saat ini tengah dalam proses produksi dan akan mengusung gaya animasi 3DCG penuh, mengikuti jejak sejumlah franchise Love Live! sebelumnya yang juga mengadopsi pendekatan teknologi animasi serupa untuk tampilan konser dan penampilan panggung.
Hasunosora sendiri menjadi bagian dari lini baru dalam dunia Love Live!, memperkenalkan delapan karakter utama yang aktif dalam cerita lewat livestream, video in-character, serta game mobile berjudul Link! Like! Love Live!. Meski aplikasi tersebut masih belum tersedia secara resmi di luar Jepang, para penggemar internasional bisa mengikuti kegiatan dan update idol mereka lewat kanal YouTube resmi.
Keberadaan Kaho Hinoshita sebagai figur sentral dalam teaser mengindikasikan bahwa ia akan mendapatkan sorotan utama dalam film ini. Namun belum diketahui apakah keseluruhan film akan berfokus pada Kaho saja atau turut melibatkan dinamika delapan member lainnya secara merata.
Proyek ini menjadi langkah besar lanjutan setelah suksesnya seri-seri Love Live! sebelumnya seperti μ’s, Aqours, Nijigasaki, dan Liella!. Kini, Hasunosora bersiap untuk menempati posisi penting sebagai generasi terbaru idol sekolah yang tampil bukan hanya di panggung virtual, tetapi juga di layar lebar.
Meski belum diumumkan jadwal rilis pasti atau studio produksi yang terlibat, para penggemar Love Live! di seluruh dunia sudah mulai membicarakan kemungkinan rilis global atau tayangan streaming setelah pemutaran perdana di bioskop Jepang.