Anime KILL BLUE Rilis Video Ending Tanpa Kredit
Animetakus.com — Anime KILL BLUE resmi menghadirkan video ending tanpa kredit yang kini sudah tersedia untuk ditonton. Serial ini tengah tayang dan mulai menarik perhatian berkat konsep cerita unik serta penyajian visual yang berbeda.
Video ending tersebut menampilkan lagu “KILL SHOT” yang dibawakan oleh RIIZE. Dalam visualnya, diperlihatkan kontras antara kehidupan tokoh utama sebagai pembunuh bayaran dan perannya sebagai siswa sekolah menengah pertama.
KILL BLUE Creditless Ending Video
Dalam produksi anime KILL BLUE, Hiro Kaburagi yang sebelumnya dikenal sebagai sutradara kini tercatat menangani penulisan naskah sekaligus pengawasan animasi. Sementara itu, Yasunori Ide bertugas sebagai sutradara animasi.
Proyek ini digarap oleh studio CUE dengan dukungan tim produksi berpengalaman. Desain karakter dikerjakan oleh Miho Daidoji, sedangkan arah artistik ditangani oleh Taketo Gonpei.
Untuk pengaturan warna, proyek ini melibatkan Shiho Suzuki dan Yoshinori Horikawa. Shinya Matsui bertanggung jawab sebagai direktur fotografi, sementara proses editing dilakukan oleh Daisuke Imai.
Di sektor audio, Shoji Hata dipercaya sebagai sutradara suara, dan komposisi musik digarap oleh Ryo Konishi yang menghadirkan nuansa mendukung atmosfer cerita.
KILL BLUE mengisahkan Juzo Ogami, seorang pembunuh bayaran legendaris yang tidak pernah gagal menjalankan misinya. Namun, hidupnya berubah drastis setelah disengat lebah misterius yang membuatnya kembali ke tubuh seorang anak berusia 13 tahun.
Situasi semakin rumit ketika ia menerima misi baru untuk menyusup ke sekolah menengah pertama. Dalam kondisi tersebut, Juzo harus menjalani kehidupan sebagai pelajar sambil tetap menghadapi dunia lamanya sebagai seorang pembunuh.
Konflik antara kehidupan sekolah dan pekerjaan berbahaya menjadi inti cerita, sekaligus menghadirkan dinamika unik sepanjang perjalanan karakter utama.
Trailer Baru My Hero Academia Episode Spesial “More”
Animetakus.com Anime My Hero Academia kembali menarik perhatian setelah merilis trailer terbaru untuk episode spesial yang sebelumnya telah diumumkan.
Episode tersebut berjudul “More” dan akan mengadaptasi Chapter 431 dari manga aslinya. Bagian ini berfungsi sebagai epilog cerita utama, mengambil latar delapan tahun setelah akhir kisah utama, serta memperlihatkan perjalanan Deku dan teman-temannya dalam kehidupan sebagai pahlawan dewasa.
Trailer My Hero Academia Episode “More”
Produksi musim terakhir anime ini digarap dengan Naomi Nakayama sebagai sutradara di bawah arahan chief director Kenji Nagasaki di studio Bones Film. Komposisi seri ditangani oleh Yosuke Kuroda, desain karakter oleh Yoshihiko Umakoshi, serta musik digarap oleh Yuki Hayashi. Manga aslinya sendiri merupakan karya Kohei Horikoshi.
Secara garis besar, My Hero Academia mengisahkan Izuku yang sejak kecil bercita-cita menjadi pahlawan. Impian tersebut menjadi tantangan besar karena ia lahir tanpa kekuatan super di dunia di mana sebagian besar manusia memiliki “quirk.” Meski demikian, hal itu tidak menghentikannya untuk berusaha masuk ke akademi pahlawan terbaik dan mengejar mimpinya.
Anime Scum of the Brave Umumkan VA Baru Lord Venus Veil
Animetakus.com — Anime Scum of the Brave mengonfirmasi penambahan pengisi suara baru menjelang penayangan episode ke-15. Informasi ini diumumkan melalui situs resmi dan akun media sosial anime tersebut.
Salah satu karakter yang diperkenalkan adalah Lord Venus Veil yang disuarakan oleh Sho Hayami. Selain itu, karakter Tomoe akan diisi oleh Rika Nagae.
Kemudian, karakter Seki akan disuarakan oleh Takuya Sato, sementara karakter Dritt akan diperankan oleh Masafumi Kobatake.
Produksi anime ini disutradarai oleh Shinji Ushiro di studio OLM. Komposisi seri ditangani oleh Yoichi Kato, desain karakter oleh Rika Murakami, serta musik digarap oleh Kenichiro Suehiro.
Cerita Scum of the Brave berlatar di Tokyo pada pertengahan abad ke-21. Dalam dunia ini, mafia dapat berubah menjadi Demon Lord dengan kekuatan ether, sementara para Brave bertugas memburu mereka.
Tokoh utama, Yashiro, yang dikenal sebagai Grim Reaper, harus menerima murid baru bernama Aki Jogamine, seorang siswi SMA yang bercita-cita menjadi Brave. Seiring waktu, keduanya terlibat dalam berbagai kasus berbahaya yang penuh unsur supranatural.
Kisah ini menghadirkan hubungan unik antara seorang mentor bermasalah dan murid yang penuh ambisi, dengan konflik yang terus berkembang di setiap episodenya.
The Apothecary Diaries Rilis Visual Moutan Peony Terbaru
Animetakus.com The Apothecary Diaries visual terbaru kembali diperkenalkan melalui akun resmi X anime tersebut. Visual ini menjadi bagian dari seri visual musiman yang rutin dirilis.
Di tengah penantian Season 3 dan proyek film yang masih dalam pengembangan, The Apothecary Diaries visual terbaru menampilkan karakter Joka dan Maomao dengan latar bunga Moutan peony.
The Apothecary Diaries Moutan Peony Seasonal Visual

Visual tersebut menghadirkan nuansa estetika khas dengan sentuhan bunga peony yang elegan. Kehadiran Joka dan Maomao semakin memperkuat daya tarik ilustrasi terbaru ini.
Anime The Apothecary Diaries disutradarai oleh Norihiko Naganuma, yang juga bertindak sebagai komposer seri. Proyek ini turut melibatkan Akinori Fudesaka sebagai asisten sutradara.
Produksi animasi dikerjakan oleh TOHO animation STUDIO bersama OLM. Sementara itu, cerita aslinya ditulis oleh Natsu Hyuuga dengan ilustrasi karya Touko Shino.
Kisah The Apothecary Diaries berfokus pada Maomao, seorang gadis yang awalnya hidup tenang bersama ayahnya yang berprofesi sebagai apoteker. Kehidupannya berubah drastis setelah ia dijual dan menjadi pelayan di istana kekaisaran.
Situasi tersebut membawanya ke berbagai peristiwa tak terduga. Ketika para pewaris kerajaan jatuh sakit, Maomao memutuskan untuk turun tangan dan mencari solusi.
Kemampuannya menarik perhatian Jinshi, seorang pejabat istana, yang kemudian memberinya kesempatan untuk berkembang. Sejak saat itu, Maomao mulai dikenal karena kemampuannya memecahkan berbagai misteri medis.
Anime Clevatess Season 2 Rilis Visual Naie
Animetakus.com — Anime Clevatess Season 2 kembali menarik perhatian dengan merilis visual terbaru yang menampilkan karakter Naie. Visual ini menghadirkan sisi berbeda dari sang penyihir yang dikenal memiliki kemampuan mengendalikan magnet.

Dalam visual tersebut, Naie terlihat menikmati momen tenang dengan mengenakan piyama sambil memegang secangkir teh. Nuansa santai ini kontras dengan perannya sebagai penyihir kuat di dalam cerita.
Manga Clevatess karya Yuji Iwahara mulai dipublikasikan melalui platform LINE Manga sejak Agustus 2020. Selain versi digital, Media Factory juga merilis edisi cetak yang hingga kini telah mencapai 12 volume di Jepang. Versi bahasa Inggris diterbitkan oleh Yen Press.
Adaptasi anime dari seri ini disutradarai oleh Kiyotaka Taguchi di studio animasi Lay-duce. Komposisi seri ditangani Keigo Koyanagi, sementara desain karakter digarap Soichiro Sako. Musik dalam anime ini disusun oleh Nobuaki Nobusawa.
Clevatess mengusung kisah dark fantasy yang berfokus pada salah satu penguasa makhluk gelap. Alur cerita berubah drastis ketika ia menghidupkan kembali seorang pahlawan yang pernah ia kalahkan, lalu merawat seorang bayi humanoid yatim piatu yang menjadi harapan terakhir dunia yang berada di ambang kehancuran.
Ketiganya terikat dalam takdir yang tidak biasa, menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian dalam dunia yang terus menuju kehancuran.
Anime Witch Hat Atelier Rilis Opening dan Ending Tanpa Kredit
Animetakus.com Anime Witch Hat Atelier resmi membagikan versi creditless opening dan ending kepada publik. Perilisan ini menghadirkan animasi tanpa teks kredit sehingga penonton dapat menikmati visual secara penuh.
Untuk lagu pembuka, anime Witch Hat Atelier menggunakan “Kaze no Anthem” yang dibawakan oleh Eve bersama suis dari Yorushika. Sementara itu, lagu penutup berjudul “Tada Utsukushii Noroi” dinyanyikan oleh Nakamura Hak.
Witch Hat Atelier Creditless Opening
Witch Hat Atelier Creditless Ending
Manga asli Witch Hat Atelier mulai diserialisasikan oleh Kamome Shirahama dalam majalah Morning Two milik Kodansha sejak Juli 2022. Hingga saat ini, total 15 volume telah dirilis di Jepang. Versi bahasa Inggris juga telah dipublikasikan oleh Kodansha USA.
Adaptasi anime Witch Hat Atelier digarap oleh studio BUG FILMS dengan Ayumu Watanabe sebagai sutradara. Posisi asisten sutradara dipegang oleh Jun Shinohara, sementara komposisi seri ditangani oleh Hiroshi Seko.
Desain karakter sekaligus arahan animasi utama dikerjakan oleh Kairi Unabara. Musik dalam anime ini disusun oleh Yuta Kitamura untuk memperkuat suasana cerita.
Cerita anime Witch Hat Atelier berfokus pada dunia di mana hanya penyihir yang dapat menggunakan sihir. Mereka harus merahasiakan kemampuan tersebut dari orang biasa.
Tokoh utama bernama Coco memiliki impian menjadi penyihir. Kehidupannya berubah ketika bertemu dengan penyihir muda bernama Qifrey. Setelah mengetahui rahasia besar tentang sihir, Coco menjadi murid Qifrey dan memulai perjalanan belajarnya.
Kisah ini menggambarkan perjalanan anak-anak yang menghadapi keputusasaan, namun tetap berusaha meraih harapan dalam hidup mereka.