Nakamura Hak Rilis Lagu Ending Witch Hat Atelier
Animetakus.com Lagu ending Witch Hat Atelier resmi dirilis oleh Nakamura Hak. Ia merilis video musik versi anime untuk lagu debutnya berjudul “Tada Utsukushii Noroi”. Lagu ini menjadi ending theme untuk anime musim semi 2026 tersebut.
Video musik versi anime telah dipublikasikan melalui kanal resmi. Lagu ini menghadirkan nuansa emosional yang kuat. Komposisi sederhana memperkuat suasana cerita anime.
Nakamura Hak – Tada Utsukushii Noroi (Anime Version Music Video)
Selain itu, versi ending tanpa kredit dari anime juga telah dirilis. Video ini menampilkan visual penutup anime tanpa teks tambahan.
Witch Hat Atelier Creditless Ending Video
Nakamura Hak lahir di Den-en-chofu, Tokyo. Ia memulai debut sebagai penyanyi pada April 2026. Saat ini, ia juga bekerja sebagai karyawan kantor.
Karya musiknya memiliki ciri khas sederhana. Ia hanya menggunakan vokal dan gitar akustik. Seluruh proses penulisan, komposisi, dan aransemen ia tangani sendiri.
“Tada Utsukushii Noroi” dirilis secara digital pada 1 Mei. Versi CD dijadwalkan rilis pada 10 Juni. Lagu ini menjadi langkah awal kariernya di industri musik.
Nakamura Hak mengungkapkan perasaannya terkait proyek ini. Ia merasa terkejut saat menerima tawaran tersebut. Perasaan cemas juga sempat muncul di awal.
Setelah membaca Witch Hat Atelier, ia merasakan emosi yang mendalam. Ia kemudian menciptakan lagu berdasarkan perasaan tersebut. Kata “keputusasaan” menjadi kesan pertama yang ia rasakan.
Ia menggambarkan karakter yang tetap bangkit di tengah kesulitan. Hal tersebut menjadi inspirasi utama dalam lagunya. Ia berusaha menyatukan suara dan kata dengan penuh makna.
Witch Hat Atelier merupakan manga karya Kamome Shirahama. Serial ini mulai terbit di majalah Morning Two milik Kodansha sejak Juli 2022. Hingga kini, sudah tersedia 16 volume di Jepang.
Versi bahasa Inggris juga diterbitkan oleh Kodansha USA. Adaptasi anime disutradarai oleh Ayumu Watanabe di studio BUG FILMS. Jun Shinohara bertindak sebagai asisten sutradara.
Komposisi seri ditangani oleh Hiroshi Seko. Desain karakter dibuat oleh Kairi Unabara. Musik anime dikerjakan oleh Yuta Kitamura.
Cerita Witch Hat Atelier berfokus pada dunia sihir. Hanya penyihir yang dapat menggunakan sihir. Mereka harus menyembunyikan kemampuan tersebut dari manusia biasa.
Tokoh utama bernama Coco bermimpi menjadi penyihir. Ia bertemu dengan penyihir muda bernama Qifrey. Coco kemudian menemukan rahasia besar dan menjadi muridnya.
Kisah ini menggambarkan perjalanan anak-anak menghadapi keputusasaan. Mereka tetap berusaha meraih harapan. Lagu ending Witch Hat Atelier memperkuat nuansa emosional cerita tersebut.
Anime Witch Hat Atelier Rilis Opening dan Ending Tanpa Kredit
Animetakus.com Anime Witch Hat Atelier resmi membagikan versi creditless opening dan ending kepada publik. Perilisan ini menghadirkan animasi tanpa teks kredit sehingga penonton dapat menikmati visual secara penuh.
Untuk lagu pembuka, anime Witch Hat Atelier menggunakan “Kaze no Anthem” yang dibawakan oleh Eve bersama suis dari Yorushika. Sementara itu, lagu penutup berjudul “Tada Utsukushii Noroi” dinyanyikan oleh Nakamura Hak.
Witch Hat Atelier Creditless Opening
Witch Hat Atelier Creditless Ending
Manga asli Witch Hat Atelier mulai diserialisasikan oleh Kamome Shirahama dalam majalah Morning Two milik Kodansha sejak Juli 2022. Hingga saat ini, total 15 volume telah dirilis di Jepang. Versi bahasa Inggris juga telah dipublikasikan oleh Kodansha USA.
Adaptasi anime Witch Hat Atelier digarap oleh studio BUG FILMS dengan Ayumu Watanabe sebagai sutradara. Posisi asisten sutradara dipegang oleh Jun Shinohara, sementara komposisi seri ditangani oleh Hiroshi Seko.
Desain karakter sekaligus arahan animasi utama dikerjakan oleh Kairi Unabara. Musik dalam anime ini disusun oleh Yuta Kitamura untuk memperkuat suasana cerita.
Cerita anime Witch Hat Atelier berfokus pada dunia di mana hanya penyihir yang dapat menggunakan sihir. Mereka harus merahasiakan kemampuan tersebut dari orang biasa.
Tokoh utama bernama Coco memiliki impian menjadi penyihir. Kehidupannya berubah ketika bertemu dengan penyihir muda bernama Qifrey. Setelah mengetahui rahasia besar tentang sihir, Coco menjadi murid Qifrey dan memulai perjalanan belajarnya.
Kisah ini menggambarkan perjalanan anak-anak yang menghadapi keputusasaan, namun tetap berusaha meraih harapan dalam hidup mereka.
Anime The Food Diary of Miss Maid Tayang 1 April, Ungkap Visual
Animetakus.com – Anime The Food Diary of Miss Maid resmi mengungkap visual utama terbaru sekaligus mengumumkan jadwal penayangannya. Serial bergenre slice-of-life ini dijadwalkan memulai penayangan episode perdana pada 1 April pukul 00.00 JST melalui beberapa layanan streaming di Jepang.
Episode pertama akan tersedia lebih awal melalui platform streaming tersebut. Setelah itu, episode kedua dan seterusnya akan dirilis secara rutin setiap hari Minggu mulai 5 April.
Produksi anime ini juga mengumumkan tambahan pengisi suara baru. Daisuke Sakuma dari grup Snow Man bergabung sebagai pengisi suara karakter Chun, maskot yang muncul dalam buku panduan milik tokoh utama Suzume.
Visual Utama Anime The Food Diary of Miss Maid

Proyek anime ini disutradarai oleh Ryosuke Senbo yang sebelumnya terlibat dalam produksi Yokai Watch!. Proses animasi dikerjakan oleh dua studio, yaitu EMT Squared dan Magic Bus.
Komposisi cerita ditangani oleh Natsuko Takahashi bersama Saeka Fujimoto. Desain karakter dibuat oleh Chiaki Abe, sementara musik latar digarap oleh Katsutoshi Kitagawa yang juga dikenal melalui proyek Buddy Daddies.
Manga asli karya Susumu Maeya yang menjadi dasar cerita anime ini juga telah diterbitkan dalam versi bahasa Inggris oleh Kodansha USA.
Kisahnya mengikuti Suzume Tachibana, seorang calon maid yang tiba-tiba harus tinggal di Jepang selama satu tahun. Alih-alih bingung, ia justru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjelajahi berbagai makanan khas Jepang.
Suzume mencoba beragam hidangan, mulai dari makanan manis seperti taiyaki dan melon bread hingga camilan gurih seperti takoyaki dan onigiri.
Perjalanan kuliner Suzume menjadi fokus utama cerita. Setiap makanan yang ia coba menghadirkan pengalaman baru sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya kuliner Jepang.
Namun, kisah ini bukan hanya tentang mencicipi makanan. Serial ini juga menampilkan keseharian Suzume saat menjalani kehidupan barunya, sekaligus menggambarkan bagaimana berbagai hidangan lezat dapat membangkitkan selera siapa pun yang melihatnya.
Grand Blue Dreaming Anime Umumkan Season 3
Animetakus.com – Situs resmi dan akun media sosial untuk anime Grand Blue Dreaming mengumumkan bahwa Season 3 kini resmi dalam tahap produksi.
Pengumuman ini disampaikan usai penayangan episode terakhir dari Season 2 yang tayang di Jepang hari ini. Namun, jadwal rilis maupun detail tambahan tentang musim baru tersebut belum diumumkan saat berita ini diturunkan.

Manga asli Grand Blue Dreaming karya Kenji Inoue dan Kimitake Yoshioka diterbitkan di majalah Good! Afternoon milik Kodansha sejak April 2014. Hingga kini, manga tersebut telah merilis 24 volume di Jepang. Kodansha USA juga menerbitkan versi bahasa Inggris untuk pasar internasional.
Anime Grand Blue Dreaming ditangani oleh Shinji Takamatsu yang menulis, menyutradarai, sekaligus menjadi direktur suara. Produksi dilakukan oleh studio animasi Zero-G dan Liber. Desain karakter dikerjakan oleh Hideoki Kusama yang juga berperan sebagai kepala direktur animasi. Musik diaransemen oleh Yukari Hashimoto.
Animetakus mendeskripsikan kisahnya:
Perkuliahan kembali dimulai untuk Iori, begitu juga pesta penuh minuman keras! Antara kekacauan klub diving, kejutan dari sang kakak, hingga uji keberanian liar, kehidupan kuliah yang normal menjadi sangat jauh. Saatnya menyelam kembali ke dalam kegilaan bersama Iori dan teman-temannya yang penuh aksi kocak.
Yano-kun’s Ordinary Days Anime Rilis Trailer Baru
Animetakus.com – Serial anime Yano-kun’s Ordinary Days resmi merilis trailer terbaru hari ini, sekaligus memperkenalkan anggota cast baru serta detail lagu ending. Anime ini akan tayang perdana di Jepang pada 30 September mendatang.
Yano-kun’s Ordinary Days Trailer 2
Grup musik iScream dipercaya membawakan lagu ending berjudul “Better Off”, yang juga dapat didengar dalam cuplikan trailer terbaru. Selain itu, aktris suara Konomi Kohara diumumkan akan memerankan karakter Okamoto.

Produksi Anime
Manga Yano-kun’s Ordinary Days karya Yui Tamura diserialkan oleh Kodansha melalui majalah Comic Days. Hingga kini, sudah ada 10 volume tankobon yang terbit di Jepang.
Anime televisi ini disutradarai oleh Shinpei Matsuo di studio animasi Ajia-do. Deko Akao menangani komposisi seri, Toshihisa Kaiya bertanggung jawab atas desain karakter, dan Hideakira Kimura menggarap musik.
Cerita
Kisahnya mengikuti Tsuyoshi Yano, seorang siswa SMA yang kerap sial hingga membuat ketua kelas, Kiyoko Yoshida, khawatir padanya. Dari perhatian tersebut, keduanya perlahan semakin dekat dan menghadirkan kisah komedi romantis polos antara seorang gadis penuh rasa khawatir dan seorang pemuda yang selalu dipenuhi luka.
Anime Yano-kun’s Ordinary Days siap menyapa penggemar dengan sentuhan komedi romantis menyegarkan, ditemani lagu penutup penuh emosi dari iScream.
Shio Minamo di Anime Osananajimi to wa LoveCom ni Naranai
Animetakus.com – Proyek anime Osananajimi to wa LoveCom ni Naranai akhirnya mengungkap karakter baru! Situs resmi anime ini resmi mengumumkan bahwa Rin Kusumi (yang sebelumnya dikenal lewat perannya sebagai Hiyori di Slow Loop) akan mengisi suara karakter Shio Minamo.
Shio digambarkan sebagai gadis dengan kepribadian bebas dan sangat populer di sekolah. Untuk menyambut pengumuman tersebut, pihak produksi juga merilis visual teaser terbaru yang menampilkan Shio bersama tagline “Kami masih teman masa kecil.”

Anime adaptasi dari manga karya Shinya Misu ini akan ditayangkan pada tahun 2026 dan dikerjakan oleh Tezuka Productions. Manga aslinya telah diterbitkan sejak Maret 2022 di platform Magazine Pocket milik Kodansha.
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai pengisi suara karakter lain maupun staf utama di balik adaptasi anime ini. Namun, penggemar sudah sangat menantikan bagaimana kisah cinta segitiga dengan bumbu komedi ini akan disajikan dalam versi animenya.
Kodansha melalui Magazine Pocket menggambarkan kisahnya sebagai berikut:
Eeyuu, seorang siswa SMA, sedang mengalami dilema! Dua teman masa kecilnya, Shio dan Akari, tumbuh menjadi gadis yang sangat imut. Meski mereka bersikap biasa saja, Eeyuu justru mulai melihat mereka dari sudut pandang yang lebih dewasa—dan itu sangat memalukan! Di sisi lain, ternyata keduanya juga menyimpan rahasia masing-masing!? Cerita romantis segitiga yang manis, rumit, dan penuh godaan siap membuat hati penonton berdebar!