Daiki Yamashita Rilis Video Musik Terbaru “Aitarinai”
Animetakus.com Kanal YouTube resmi pengisi suara Daiki Yamashita mulai menayangkan video musik terbaru untuk single digital berjudul Aitarinai. Yamashita dikenal luas melalui perannya sebagai Izuku Midoriya dalam serial anime My Hero Academia.
Video musik lagu Aitarinai resmi dirilis dan dapat disaksikan melalui kanal YouTube pribadinya. Lagu ini menjadi rilisan terbaru yang menandai kembalinya Yamashita ke dunia musik solo.
Daiki Yamashita “Aitarinai” Music Video
Daiki Yamashita memulai debutnya sebagai solois pada 2021 di bawah label A-Sketch/Astro Voice. Debut tersebut dilakukan melalui lagu “Tail” yang digunakan sebagai lagu penutup anime SEVEN KNIGHTS REVOLUTION: Hero Successor. Dalam proyek yang sama, Yamashita juga mengisi suara karakter utama bernama Nemo.
Setelah satu setengah tahun sejak perilisan lagu “Plushie” pada Agustus 2024, Aitarinai hadir sebagai single digital solo terbarunya. Lagu ini dirilis secara resmi pada 13 Februari 2026.
Melalui situs resminya, Aitarinai dijelaskan sebagai lagu cinta bernuansa pop dan gelap. Melodi ringan di bagian awal berubah drastis menjadi lebih berat dan kelam pada bagian reff. Perubahan tersebut membangun suasana yang kontras dan memperkuat konsep dunia lagu.

Lagu ini disebut merepresentasikan dualitas “Sweet & Bitter” yang menjadi ciri utama Aitarinai. Perpaduan dua nuansa tersebut menjadi identitas kuat dalam karya musik terbaru Daiki Yamashita.
Bersamaan dengan perilisan video musik Aitarinai, Daiki Yamashita juga menayangkan program spesial peringatan secara langsung di kanal YouTube resminya. Program tersebut disiarkan sebagai bagian dari perayaan rilis single digital terbaru ini.

Rent-a-Girlfriend Season 5 Ungkap Lagu Tema
Animetakus.com Anime Rent-a-Girlfriend Season 5 resmi mengungkap lagu tema opening dan ending. Pengumuman ini disampaikan bersamaan dengan perilisan teaser trailer terbaru. Musim kelima dijadwalkan tayang pada April 2026.
Teaser tersebut menampilkan kelanjutan perjalanan Hawaii yang dijalani para karakter. Cuplikan singkat ini memberi gambaran arah cerita selanjutnya. Antusiasme penggemar kembali meningkat menjelang penayangan musim baru.
Untuk lagu opening, Sora Amamiya dipercaya membawakan lagu berjudul Non Scenario Etude. Sementara itu, lagu ending akan dibawakan oleh band Nakigoto dengan judul 204-goshitsu. Kedua lagu ini menjadi bagian penting dari identitas musik musim terbaru.
Dari sisi produksi, Kazuomi Koga kembali terlibat sebagai sutradara. Ia sebelumnya mengarahkan Rent-a-Girlfriend Season 4 di studio TMS Entertainment. Konsistensi ini diharapkan menjaga gaya penyutradaraan seri.
Komposisi seri kembali ditangani oleh Mitsutaka Hirota. Ia dikenal melalui karyanya di Days with My Stepsister. Desain karakter dikerjakan oleh Kanna Hirayama yang juga terlibat dalam Oshi no Ko.
Musik latar anime ini digarap oleh Kenichi Maeyamada. Sementara itu, manga asli Rent-a-Girlfriend diciptakan oleh Reiji Miyajima. Kolaborasi tim ini kembali dipercaya untuk menghidupkan cerita musim kelima.
Anime Rent-a-Girlfriend mengisahkan Kinoshita Kazuya, mahasiswa berusia 20 tahun dengan kehidupan yang penuh kegagalan. Ia pernah mencium kekasihnya, tetapi hubungan tersebut berakhir hanya dalam satu bulan. Pengalaman itu meninggalkan luka emosional yang mendalam.
Dilanda rasa kesal dan kecewa, Kazuya memilih jalan yang tidak biasa. Ia memanfaatkan layanan pacar sewaan untuk kembali merasakan kencan. Dari situlah ia bertemu seorang gadis misterius.
Di lokasi pertemuan, Kazuya disapa dengan ramah oleh seorang gadis cantik. Gadis itu memperkenalkan diri sebagai Mizuhara Chizuru. Senyumannya menjadi awal dari hubungan yang semakin rumit.
Dari sebuah hubungan sewaan, perasaan nyata mulai tumbuh. Cerita berkembang menjadi komedi romantis yang penuh emosi dan kejutan. Rent-a-Girlfriend Season 5 melanjutkan kisah cinta nekat yang dipenuhi konflik dan ketegangan.
Ling tosite sigure Rilis Lagu Ending Anime GNOSIA Versi Remix
Animetakus.com Grup rock Jepang beranggotakan tiga orang, Ling tosite sigure, mulai menayangkan video musik spesial berjudul “Loo% Who% – GNOSIA BUG Edit” melalui kanal YouTube resmi mereka. Video tersebut memanfaatkan cuplikan visual dari anime televisi GNOSIA dan menghadirkan pendekatan berbeda dari versi aslinya. Ling tosite sigure GNOSIA kembali menarik perhatian penggemar anime dan musik.
Versi original lagu “Loo% Who%” sebelumnya digunakan sebagai lagu ending untuk tujuh episode awal anime GNOSIA. Lagu tersebut mengiringi penayangan episode dari Oktober hingga November 2025. Kini, versi Loo% Who% GNOSIA BUG Edit hadir sebagai variasi baru yang memberikan nuansa segar.
Remix terbaru ini digunakan sebagai lagu penutup pada episode 16 anime GNOSIA yang tayang di Jepang pada 1 Februari 2026. Versi audio dalam edisi ini secara khusus diolah ulang oleh TK sendiri, yang bertindak sebagai penulis lirik sekaligus komposer. Proses tersebut membuat ending GNOSIA remix ini terasa lebih selaras dengan perkembangan cerita.
Video musik ini dirancang sebagai karya spesial yang tidak hanya memperluas makna lagu, tetapi juga memperdalam dunia cerita anime GNOSIA. Pendekatan visual dan audio yang digabungkan menciptakan pengalaman yang lebih imersif bagi penonton. Lagu ending anime GNOSIA ini menjadi bagian penting dari ekspansi naratif seri tersebut.
Ling tosite sigure “Loo% Who% – GNOSIA BUG Edit” Music Video
GNOSIA “BUG ver.” Creditless Ending Movie

GNOSIA awalnya dikembangkan sebagai gim RPG social deduction oleh Petit Depotto dan diterbitkan oleh PLAYISM. Gim ini pertama kali dirilis untuk PlayStation Vita pada Juni 2019. Setelah itu, GNOSIA hadir di Nintendo Switch pada Desember 2020, Windows pada Januari 2022, serta PlayStation dan Xbox pada Desember 2023.
Adaptasi anime televisi GNOSIA mulai tayang di Jepang pada 11 Oktober 2025. Anime ini disutradarai oleh Kazuya Ichikawa di studio domerica. Penulisan komposisi seri dan naskah ditangani oleh Jukki Hanada, sementara desain karakter digarap oleh Arisa Matsuura. Musik latar dikerjakan oleh Hideyuki Fukasawa. Anime GNOSIA 2025 menggabungkan elemen psikologis dan fiksi ilmiah.
Sinopsis GNOSIA berpusat pada ancaman makhluk berubah wujud bernama Gnosia yang menyusup ke dalam sebuah pesawat luar angkasa. Para kru hanya memiliki satu cara untuk bertahan hidup, yaitu mengidentifikasi penyusup setiap hari dan memasukkannya ke dalam tidur kriogenik.
Namun bagi Yuri, waktu tidak pernah bergerak maju. Ia terjebak dalam lingkaran waktu dan terus mengulang hari pertama dari krisis tersebut. Untuk keluar dari situasi itu, Yuri harus mengungkap kebenaran di balik Gnosia dan fenomena time loop sebelum semuanya terlambat.
Tatsuya Kitani Rilis Lagu Pembuka Anime The Fragrant Flower
Animetakus.com — Penyanyi-penulis lagu Tatsuya Kitani resmi merilis video musik terbaru “Manazashi wa Hikari” (Your Gaze, Crepuscular) di kanal YouTube resminya. Lagu ini menjadi opening anime musim panas 2025 The Fragrant Flower Blooms with Dignity.
Video musik ini menampilkan Soya Kurokawa, aktor muda yang tengah naik daun lewat film sukses Kokuho dan Kaibutsu. Ia beradu akting dengan Tsubaki, aktris yang populer setelah membintangi iklan Pocari Sweat. Keduanya memerankan kisah cinta pertama yang hangat dan emosional.
Tatsuya Kitani memulai debut besarnya bersama Warner Bros. Home Entertainment pada 2018. Ia dikenal lewat lagu tema untuk anime terkenal seperti Bleach, Oshi no Ko, dan Jujutsu Kaisen.
“Manazashi wa Hikari” dirilis digital pada 6 Juli dan berhasil mencapai posisi #33 di tangga lagu digital mingguan Oricon. Versi CD single dengan ilustrasi anime khusus akan hadir pada 10 September.


Adaptasi anime dari manga komedi romantis karya Saka Mikami ini tayang perdana di Jepang pada 5 Juli. Netflix menayangkan anime ini secara global.

Serial ini digarap oleh studio CloverWorks, dengan Miyuki Kuroki sebagai sutradara, Satoshi Yamaguchi sebagai asisten sutradara, Rino Yamazaki menangani komposisi seri, Haruka Tsuzuki sebagai sutradara seri, Kohei Tokuoka mengerjakan desain karakter sekaligus kepala animasi, dan musik oleh Moeki Harada.
Sinopsis Resmi (Kodansha USA):
SMA Chidori adalah sekolah khusus laki-laki dengan murid-murid berprestasi rendah. Tepat di sebelahnya berdiri SMA Kikyo, sekolah putri bergengsi bagi kalangan elit. Rintaro, siswa kelas dua SMA Chidori dengan wajah garang namun berhati lembut, membantu toko kue keluarganya saat bertemu Kaoruko. Mereka langsung akrab, hingga Rintaro menyadari Kaoruko adalah siswi Kikyo. Situasi rumit pun dimulai, apalagi Kaoruko tampak tidak menyadari besarnya masalah ini. Mampukah mereka melewati rintangan yang dihadapi, baik yang nyata maupun yang dibuat oleh teman-temannya?
ReoNa Rilis Lagu “End of Days” untuk Opening Arknights
Animetakus.com – Saluran YouTube resmi penyanyi anisong ReoNa telah mulai menayangkan video musik kolaborasi anime spesial untuk lagu terbaru dari CD single ke-11 miliknya berjudul “End of Days.” Lagu ini digunakan sebagai opening theme untuk Arknights: RISE FROM EMBER, musim ketiga dari anime TV Arknights yang saat ini tengah mengudara, dengan video yang menampilkan kumpulan adegan berkesan dari cerita anime tersebut.
Untuk menyertai perilisan video ini, ReoNa menulis di akun resmi X (Twitter) miliknya, “Semoga lagu ini menemani setiap orang saat mereka melangkah maju, membawa cahaya dan visi mereka sendiri tentang akhir. Semoga kalian dapat melihatnya hingga akhir.”
ReoNa “End of Days” Anime Collab Music Video
Arknights: RISE FROM EMBER Creditless Opening Video
CD single “End of Days” dirilis di Jepang pada 6 Agustus dan berhasil menempati peringkat #8 di tangga harian Oricon pada hari pertamanya.


Arknights: RISE FROM EMBER tayang perdana di Jepang pada 4 Juli 2025.
Menurut deskripsi resmi Animetakus, serial anime Arknights berlatar di dunia Terra yang dilanda Bencana Misterius. Sebuah mineral dengan kekuatan luar biasa ditemukan, memicu lompatan besar teknologi, namun juga menyebabkan penyakit mematikan yang tak dapat disembuhkan. Dunia pun menghadapi perbudakan massal terhadap mereka yang terinfeksi. Saat pemberontakan mulai muncul, sebuah perusahaan farmasi berpacu menemukan obat demi menyelamatkan umat manusia.
Creepy Nuts Luncurkan MV “Nemure”, Call of the Night Season 2
Animetakus.com – Creepy Nuts kembali menarik perhatian dengan merilis video musik kolaborasi terbaru untuk lagu “Nemure”, lagu penutup dari anime Call of the Night Season 2. Video ini dirilis melalui kanal resmi YouTube mereka, mengikuti perilisan sebelumnya untuk lagu pembuka “Mirage.”
Seperti video kolaborasi terdahulu, MV “Nemure” memadukan cuplikan-cuplikan dari Call of the Night Season 1 dan 2, menampilkan momen emosional karakter serta atmosfer malam yang khas dari seri ini. Visualnya berhasil menyinkronkan nuansa cerita dengan nada musik yang tenang dan menghanyutkan.
Video Kolaborasi Creepy Nuts x Call of the Night “Nemure”
Ending Tanpa Kredit Call of the Night Season 2
Grup hip-hop Jepang Creepy Nuts telah terlibat sejak musim pertama anime ini tayang pada 2022. Mereka menyumbangkan lagu pembuka “Daten,” lagu penutup “Yofukashi no Uta,” serta lagu sisipan “Lost Time.”
Untuk musim kedua, Creepy Nuts kembali mengisi penuh aspek musik dengan “Mirage” sebagai lagu pembuka dan “Nemure” sebagai lagu penutup. Kedua lagu tersebut akan tersedia dalam bentuk CD single yang dijadwalkan rilis di Jepang pada 10 September 2025. Ilustrasi jaket CD dikerjakan langsung oleh Kotoyama, sang kreator manga.

Serial ini kembali diarahkan oleh Tomoyuki Itamura di studio LIDEN FILMS, dengan Michiko Yokote sebagai penulis naskah, Haruka Sagawa sebagai desainer karakter, dan Yoshiaki Dewa sebagai pengarah musik. Izumi Takizawa dan Nao Miyoshi membantu sebagai asisten sutradara.
Manga Call of the Night karya Kotoyama (juga dikenal lewat Dagashi Kashi) telah tamat sejak Januari 2024. Manga ini pernah terbit di majalah Shonen Sunday dan kini dilisensikan dalam bahasa Inggris oleh VIZ Media.
Sinopsis singkat versi VIZ Media:
“Suatu malam tanpa bisa tidur, Ko keluar menyusuri jalanan. Dunia malam jadi pengalaman baru baginya. Ketika gadis misterius Nazuna mengajaknya menginap di bangunan kosong, Ko mengira itu sekadar petualangan malam biasa. Tapi saat terbangun dengan ciuman di leher dan gigitan yang terlalu nyata, semuanya berubah…”