Banner Image

Animetakus

Animetakus – Berita Anime Terkini dan Terbaru

Witch Hat Atelier
05/05/2026 | giok4d

Witch Hat Atelier Umumkan Lagu Ending Baru

Animetakus.com – Witch Hat Atelier lagu ending baru kembali diumumkan untuk musim anime ini. Penyanyi Nakamura Hak menghadirkan karya terbaru yang melengkapi deretan lagu sebelumnya.

Musik dari Nakamura Hak kini semakin identik dengan anime Witch Hat Atelier. Dua lagu miliknya sudah digunakan sebagai ending theme dalam seri ini.

Kini, lagu ketiga berjudul “Hikari” resmi diumumkan sebagai ending terbaru. Lagu ini sebelumnya belum pernah dirilis.

“Hikari” bergabung dengan dua lagu lain, yaitu “Tada Utsukushii Noroi” dan “Yoru ni Ukabu” yang sudah lebih dulu hadir dalam anime.

Selain pengumuman lagu, kreator manga Kamome Shirahama merilis ilustrasi baru karakter Coco. Karya tersebut terinspirasi dari musik Nakamura Hak.

Ilustrasi itu akan digunakan sebagai sampul CD single “Tada Utsukushii Noroi”. Ini menjadi rilisan CD single pertama bagi sang artis.

Single tersebut juga akan memuat dua lagu lain yang telah digunakan dalam anime. Rencana perilisan dijadwalkan pada 10 Juni.

Art by Kamome Shirahama

Kamome Shirahama memulai serialisasi manga Witch Hat Atelier di majalah Morning Two milik Kodansha pada Juli 2022. Hingga saat ini, sudah ada 15 volume yang dirilis di Jepang.

Versi bahasa Inggris juga diterbitkan oleh Kodansha USA untuk pasar internasional.

Adaptasi anime disutradarai oleh Ayumu Watanabe di studio animasi BUG FILMS. Jun Shinohara bertugas sebagai asisten sutradara.

Hiroshi Seko menangani komposisi seri. Desain karakter dan arahan animasi utama dikerjakan oleh Kairi Unabara. Musik digarap oleh Yuta Kitamura.

Animetakus menggambarkan cerita sebagai berikut:

Di dunia tempat hanya penyihir yang dapat menggunakan sihir, mereka harus menghindari pandangan manusia biasa saat merapalnya. Coco menjalani kehidupan sehari-hari sambil bermimpi menjadi penyihir.

Ketika seorang penyihir muda bernama Qifrey datang ke desanya, Coco menemukan rahasia besar. Ia kemudian menjadi murid Qifrey dan memulai perjalanan belajarnya.

Kisah ini mengikuti anak-anak yang menghadapi keputusasaan, namun tetap meraih harapan.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Tada Utsukushii Noroi
04/05/2026 | giok4d

Nakamura Hak Rilis Lagu Ending Witch Hat Atelier

Animetakus.com Lagu ending Witch Hat Atelier resmi dirilis oleh Nakamura Hak. Ia merilis video musik versi anime untuk lagu debutnya berjudul “Tada Utsukushii Noroi”. Lagu ini menjadi ending theme untuk anime musim semi 2026 tersebut.

Video musik versi anime telah dipublikasikan melalui kanal resmi. Lagu ini menghadirkan nuansa emosional yang kuat. Komposisi sederhana memperkuat suasana cerita anime.

Nakamura Hak – Tada Utsukushii Noroi (Anime Version Music Video)

Selain itu, versi ending tanpa kredit dari anime juga telah dirilis. Video ini menampilkan visual penutup anime tanpa teks tambahan.

Witch Hat Atelier Creditless Ending Video

https://youtu.be/tN_1OM5BGws

Nakamura Hak lahir di Den-en-chofu, Tokyo. Ia memulai debut sebagai penyanyi pada April 2026. Saat ini, ia juga bekerja sebagai karyawan kantor.

Karya musiknya memiliki ciri khas sederhana. Ia hanya menggunakan vokal dan gitar akustik. Seluruh proses penulisan, komposisi, dan aransemen ia tangani sendiri.

“Tada Utsukushii Noroi” dirilis secara digital pada 1 Mei. Versi CD dijadwalkan rilis pada 10 Juni. Lagu ini menjadi langkah awal kariernya di industri musik.

Nakamura Hak mengungkapkan perasaannya terkait proyek ini. Ia merasa terkejut saat menerima tawaran tersebut. Perasaan cemas juga sempat muncul di awal.

Setelah membaca Witch Hat Atelier, ia merasakan emosi yang mendalam. Ia kemudian menciptakan lagu berdasarkan perasaan tersebut. Kata “keputusasaan” menjadi kesan pertama yang ia rasakan.

Ia menggambarkan karakter yang tetap bangkit di tengah kesulitan. Hal tersebut menjadi inspirasi utama dalam lagunya. Ia berusaha menyatukan suara dan kata dengan penuh makna.

Witch Hat Atelier merupakan manga karya Kamome Shirahama. Serial ini mulai terbit di majalah Morning Two milik Kodansha sejak Juli 2022. Hingga kini, sudah tersedia 16 volume di Jepang.

Versi bahasa Inggris juga diterbitkan oleh Kodansha USA. Adaptasi anime disutradarai oleh Ayumu Watanabe di studio BUG FILMS. Jun Shinohara bertindak sebagai asisten sutradara.

Komposisi seri ditangani oleh Hiroshi Seko. Desain karakter dibuat oleh Kairi Unabara. Musik anime dikerjakan oleh Yuta Kitamura.

Cerita Witch Hat Atelier berfokus pada dunia sihir. Hanya penyihir yang dapat menggunakan sihir. Mereka harus menyembunyikan kemampuan tersebut dari manusia biasa.

Tokoh utama bernama Coco bermimpi menjadi penyihir. Ia bertemu dengan penyihir muda bernama Qifrey. Coco kemudian menemukan rahasia besar dan menjadi muridnya.

Kisah ini menggambarkan perjalanan anak-anak menghadapi keputusasaan. Mereka tetap berusaha meraih harapan. Lagu ending Witch Hat Atelier memperkuat nuansa emosional cerita tersebut.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Shiyui Reach Light
27/04/2026 | giok4d

Ending Song Wistoria Season 2 “Reach Light” oleh Shiyui

Animetakus.com — Ending song Wistoria Season 2 resmi diperkenalkan melalui lagu terbaru berjudul “Reach Light” yang dibawakan oleh Shiyui. Lagu ini menjadi penutup untuk anime Wistoria: Wand and Sword Season 2 yang tayang pada musim semi 2026.

Melalui kanal YouTube resminya, Shiyui telah merilis video musik untuk lagu tersebut. Kehadiran “Reach Light” langsung menarik perhatian penggemar anime dan musik Jepang.

Selain itu, versi creditless ending dari anime juga telah dipublikasikan, menampilkan visual penutup tanpa kredit yang memperkuat suasana emosional cerita.

Shiyui memulai aktivitasnya di platform digital seperti X (sebelumnya Twitter), YouTube, dan Nico Nico sejak Januari 2021. Sejak saat itu, ia telah mengunggah sekitar 70 video lagu yang menunjukkan perkembangan kariernya di industri musik.

Karier profesionalnya semakin berkembang setelah debut major label bersama Sony Music Labels pada November 2022. Ia kemudian dipercaya membawakan lagu tema untuk berbagai anime populer, termasuk Mobile Suit Gundam: The Witch from Mercury (2022), DEMON LORD 2099 (2024), serta May I Ask for One Final Thing? (2025).

Single CD “Reach Light” dijadwalkan rilis pada 27 Mei 2026. Sebelum perilisan fisik tersebut, lagu utamanya sudah tersedia di berbagai platform digital.

Dalam pernyataan resminya, Shiyui mengungkapkan keterlibatannya dalam proyek ini sebagai penyanyi ending theme. Lirik lagu “Reach Light” ditulis oleh Atsu Mizuno, sementara komposisi musik dikerjakan oleh Ito Yukino.

Lagu ini menggambarkan perjalanan karakter yang awalnya tidak memiliki kemampuan sihir, tetapi menemukan kekuatan dalam bentuk keberanian. Tekad tersebut diibaratkan sebagai pedang yang lurus dan kuat untuk menembus segala rintangan.

Selama proses rekaman, nuansa vokal Shiyui dibangun secara bertahap, mulai dari suara yang ragu hingga mencapai puncak emosi saat karakter menyatakan tekadnya. Pendekatan ini memperkuat pesan bahwa kata-kata memiliki kekuatan layaknya sihir.

Melalui “Reach Light,” Shiyui ingin menyampaikan bahwa suara dan kata-kata dapat menjadi sarana untuk menciptakan kekuatan besar. Lagu ini diharapkan dapat terus didengarkan sebagai representasi harapan yang mengarah pada cahaya.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Victoria of Many Faces
23/04/2026 | giok4d

Victoria of Many Faces Umumkan Lagu Ending Anime

Animetakus.com – Anime Victoria of Many Faces kembali menghadirkan kabar terbaru menjelang penayangannya. Adaptasi dari light novel karya Syuu dengan ilustrasi Nanna Fujimi ini resmi mengungkap lagu penutup beserta musisi yang akan membawakannya.

Melalui pengumuman resmi, Kadokawa menyatakan bahwa band J-pop asal Kyoto, KI_EN, akan membawakan lagu berjudul “En no Tsuki” sebagai ending theme anime tersebut. Informasi ini menjadi pembaruan penting bagi penggemar yang menantikan proyek adaptasi ini.

Dari sisi produksi, anime ini disutradarai oleh Nobukabe Kimura di bawah naungan Studio DEEN. Komposisi seri ditangani oleh Naohiro Fukushima, sementara desain karakter dikerjakan oleh Mina Osawa. Anime ini dijadwalkan mulai tayang pada Juli 2026.

Versi bahasa Inggris dari light novel aslinya diterbitkan oleh Yen Press, yang menggambarkan cerita sebagai berikut:

In an age when spies act behind the scenes in every land, Chloe spends her days successfully carrying out even the most difficult missions due to her unparalleled disguise skills and martial arts abilities. However, after the betrayal of her boss, she suddenly disappears-as Chloe plans to redo her life as the ordinary citizen Victoria in the neighboring kingdom of Ashberry, striving for a “normal” life. However, Victoria’s peaceful life is abruptly cut short as she begins to get involved with many people. In this new land, her experiences and abilities from her days as a spy come in far more useful than she ever expected!! On the other hand, the second prince and the pursuer of the organization amongst others take an interest in Victoria’s strength, and many shadows close in on the one with all the cards in her hand…!

Dengan kombinasi tim produksi berpengalaman dan dukungan musik dari KI_EN, Victoria of Many Faces anime menjadi salah satu judul yang patut dinantikan pada musim panas 2026.

Share: Facebook Twitter Linkedin
ClariS Revive
19/04/2026 | giok4d

ClariS Rilis Opening Revive untuk Scum of the Brave Cour 2

Animetakus.com Unit anisong ClariS resmi merilis video musik untuk lagu terbaru mereka berjudul “Revive”. Lagu ini digunakan sebagai opening Scum of the Brave cour 2 dalam adaptasi anime yang tengah tayang.

Perilisan video musik tersebut diumumkan melalui kanal YouTube resmi mereka. Lagu ClariS Revive langsung menarik perhatian karena menjadi bagian penting dari opening Scum of the Brave yang memasuki bagian kedua penayangannya.

Sebelum dirilis secara publik, video musik ini pertama kali diperkenalkan dalam konser langsung di Zepp Haneda, Tokyo, pada 17 April. Penampilan tersebut menjadi pembuka tur terbaru mereka bertajuk “ClariS -03- 1st TOUR 2026 ~Trigger Anthem~”.

Tur ini juga menandai perubahan besar dalam formasi grup. Untuk pertama kalinya, ClariS tampil sebagai trio yang terdiri dari Clara, Elly, dan Anna. Format baru ini turut memberikan nuansa berbeda pada lagu anime ClariS kali ini.

Secara digital, ClariS Revive telah lebih dulu dirilis pada 12 April. Lagu tersebut langsung menempati posisi ke-15 di tangga lagu harian Oricon untuk kategori single digital pada hari pertama. Versi CD dari Revive opening anime dijadwalkan menyusul pada 27 Mei.

Dalam pernyataan resmi di situs anime, ClariS menjelaskan bahwa lagu ini menghadirkan pendekatan yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Mereka menyebut Revive sebagai lagu rock dengan nuansa kuat serta lirik yang menggambarkan kompleksitas hubungan karakter utama, Yashiro.

Gaya musik dalam opening Scum of the Brave ini disebut lebih intens dibanding karya sebelumnya. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi penggemar sekaligus memperkuat atmosfer cerita dalam Scum of the Brave cour 2.

Anime Scum of the Brave sendiri merupakan adaptasi dari light novel karya Rocket Shokai sebagai penulis cerita dan Yuya Kusaka sebagai ilustrator. Serial ini telah tayang di Jepang sejak Januari 2026.

Cerita berfokus pada dunia pertengahan abad ke-21, di mana mafia di Tokyo memiliki kemampuan berubah menjadi Demon Lords dengan bantuan ether. Para Brave bertugas memburu mereka.

Tokoh utama, Yashiro, dikenal sebagai sosok Grim Reaper yang enggan menerima murid baru. Namun situasi berubah ketika ia harus melatih Aki Jogamine, seorang siswi SMA yang ingin menjadi Brave. Hubungan keduanya membawa mereka ke dalam berbagai kasus berbahaya.

Kombinasi cerita supranatural dan dinamika karakter menjadi daya tarik utama dalam Scum of the Brave cour 2. Kehadiran ClariS Revive sebagai opening semakin memperkuat identitas anime ini di kalangan penggemar.

Share: Facebook Twitter Linkedin
SEVENTEEN Tiny Light
02/04/2026 | giok4d

SEVENTEEN Rilis Tiny Light untuk BEASTARS Final Season Part 2

Animetakus.com SEVENTEEN Tiny Light BEASTARS resmi diperkenalkan sebagai lagu penutup untuk ending BEASTARS Final Season Part 2. Grup asal Korea Selatan tersebut merilis music video Tiny Light dalam versi animasi melalui kanal YouTube resmi mereka.

Music video Tiny Light disutradarai oleh hohobun, yang juga menggarap ending BEASTARS Final Season Part 2. Video tersebut menampilkan adegan cerita dari anime sekaligus karakter yang terinspirasi dari anggota SEVENTEEN.

Selain itu, ending BEASTARS Final Season Part 2 juga memiliki versi creditless yang menampilkan visual tanpa teks. Versi ini memberikan fokus penuh pada animasi dan suasana cerita dalam serial tersebut.

SEVENTEEN Tiny Light BEASTARS menjadi lagu anime SEVENTEEN pertama sejak debut mereka. Grup beranggotakan 13 orang ini memulai karier pada Mei 2015 melalui mini album “17 CARAT.” Lagu ini dirilis secara digital pada 27 Februari dan masuk ke peringkat 42 chart mingguan Oricon untuk kategori single digital.

Dukungan terhadap lagu anime SEVENTEEN juga datang dari pengisi suara karakter Louis dalam anime tersebut. Yuki Ono membagikan pesan video dengan subtitle bahasa Inggris melalui akun resmi X anime BEASTARS.

BEASTARS Final Season 2026 melanjutkan perjalanan cerita setelah musim sebelumnya. Musim pertama tayang pada Desember 2019 di Jepang melalui Fuji TV dan mulai tersedia secara global di Netflix pada Maret 2020. Musim kedua kemudian dirilis pada Juli 2021.

Setelah bagian pertama musim final hadir pada Desember 2024, ending BEASTARS Final Season Part 2 mulai ditayangkan pada 7 Maret 2026. Shinichi Matsumi kembali bertugas sebagai sutradara di studio Orange, sementara penulisan naskah ditangani oleh Nanami Higuchi.

Adaptasi anime ini berasal dari manga karya Paru Itagaki yang diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh VIZ Media. Cerita berfokus pada insiden pembunuhan seorang siswa herbivora di Cherryton Academy yang memicu kecurigaan terhadap para karnivora.

Dalam alur tersebut, serigala abu-abu Legoshi menjadi tersangka utama. Namun, sifatnya yang lembut menimbulkan pertanyaan tentang kebenaran tuduhan tersebut. Interaksinya dengan kelinci kecil bernama Haru turut memperlihatkan sisi lain dari konflik yang terjadi.

Share: Facebook Twitter Linkedin