Film Anime A NEW DAWN Resmi Ditunda ke 2026, Trailer Baru Dirilis
Animetakus.com – Film anime A NEW DAWN yang disutradarai sekaligus ditulis oleh Yoshitoshi Shinomiya secara resmi mengalami penundaan jadwal rilis. Awalnya dijadwalkan tayang pada 2025, film ini kini akan diluncurkan di Jepang pada 2026.
Informasi ini diumumkan langsung melalui akun resmi X (sebelumnya Twitter) film tersebut, @hanaroku_movie, pada Selasa (20 Mei 2025).
“映画『花緑青が明ける日に』の公開時期につきまして、当初予定しておりました2025年から2026年に変更となりました。”
Meski tidak disebutkan alasan penundaan, pihak produksi menyampaikan permohonan maaf dan mengharapkan dukungan lanjutan dari para penggemar.
Sebagai pengganti, trailer terbaru dengan tanggal rilis tahun 2026 telah dirilis melalui kanal resmi YouTube Asmik Ace.
A NEW DAWN merupakan film hasil kerja sama antara Jepang dan Prancis, diproduksi bersama dengan Miyu Productions. Proyek ini menjadi karya orisinal Yoshitoshi Shinomiya, sosok yang dikenal lewat ilustrasi latar ikonik dalam film seperti Garden of Words, Your Name., dan film-film Pokémon.
Film ini menghadirkan beberapa nama ternama di balik layar. Utsushita dari Minakata Laboratory bertanggung jawab atas desain karakter, Akiko Majima memegang kendali arahan seni, dan Shuta Hasunuma menggubah musik latar.
Menariknya, A NEW DAWN terpilih sebagai salah satu dari lima proyek animasi dunia yang dipresentasikan dalam ajang “Animation Day” Annecy Animation Showcase di Festival Film Cannes ke-77, yang berlangsung Mei 2024.
Melalui situs resmi festival, sinopsis film ini dijelaskan sebagai berikut:
Pabrik Kembang Api Obinata tengah bersiap menghadapi penyitaan administratif. Sudah enam tahun berlalu sejak Keitaro mengurung diri di pabrik tua itu, terus membuat kembang api seorang diri demi mengejar bayangan ayahnya yang menghilang. Ini adalah kisah tentang tiga anak muda yang berjuang melampaui cuaca ekstrem, bencana, dan krisis lingkungan untuk menemukan jati diri mereka sendiri.
HYPNOSISMIC Rilis Trailer “MIC AS ONE”, Album Lengkap Film Tayang Juni 2025
Animetakus.com – Film anime HYPNOSISMIC -Division Rap Battle- resmi merilis trailer terbaru bertajuk “MIC AS ONE” sebagai bentuk perayaan kesuksesan film yang telah menembus pendapatan lebih dari 1,5 miliar yen atau sekitar 10,36 juta USD di Jepang. Trailer ini juga menandai peluncuran album lengkap berjudul sama yang dijadwalkan rilis pada 11 Juni 2025.
Trailer tersebut menampilkan potongan adegan ikonik dari para karakter utama—total 21 karakter—yang sebelumnya muncul dalam film. Adegan-adegan itu diiringi potongan dialog dan highlight dari berbagai momen intens dalam cerita.
Album “MIC AS ONE” sendiri merupakan rilisan musik penting dari proyek film ini. Terdiri dari dua cakram, album tersebut memuat 25 lagu yang seluruhnya muncul dalam film, termasuk lagu utama yang digunakan dalam trailer.

Film HYPNOSISMIC -Division Rap Battle- telah tayang perdana pada 21 Februari 2025 di Jepang. Film ini menjadi karya interaktif pertama dari genre anime rap battle, di mana penonton bisa berpartisipasi dalam jalannya cerita.
Penonton menentukan pemenang dari pertarungan rap dalam film lewat voting di aplikasi ponsel. Pemungutan suara dilakukan sebanyak lima kali selama penayangan. Hasil suara mempengaruhi alur cerita film secara langsung, dengan 48 pola cerita dan 7 akhir berbeda yang telah disiapkan.
Yoriichi Type Zero Resmi Hadir di Hinokami Chronicles 2
Animetakus.com – Salah satu karakter paling unik dari semesta Demon Slayer akhirnya muncul dalam trailer game terbaru. Dalam Demon Slayer: The Hinokami Chronicles 2, karakter Yoriichi Type Zero diperkenalkan secara resmi sebagai karakter yang dapat dimainkan.
Trailer anyar ini menampilkan aksi memukau sang boneka mekanik yang diciptakan untuk meniru gaya bertarung pendekar legendaris Yoriichi Tsugikuni.
Karakter ini berasal dari Swordsmith Village Arc, dan kehadirannya memperkuat daftar petarung yang bisa dimainkan dalam game. Boneka ini awalnya diperkenalkan dalam kisah anime sebagai alat pelatihan penting bagi Tanjiro. Kini, Yoriichi Type Zero dapat dikendalikan langsung oleh pemain di medan pertempuran digital.
Demon Slayer -Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles 2 dijadwalkan meluncur pada 5 Agustus 2025 untuk berbagai platform:
- PlayStation 4 & 5
- Xbox One & Xbox Series X|S
- Nintendo Switch
- PC melalui Steam
Game ini hadir dengan visual yang lebih halus dan daftar karakter lebih lengkap dari musim-musim terbaru anime.
Sekilas cerita Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba:
Anime ini berlatar masa Taisho di Jepang. Cerita mengikuti Tanjiro Kamado, anak penjual arang yang hidupnya berubah setelah keluarganya dibantai oleh iblis. Adiknya, Nezuko, satu-satunya yang selamat, berubah menjadi iblis. Dengan tekad bulat, Tanjiro memutuskan menjadi pembasmi iblis demi menyelamatkan Nezuko dan membalaskan dendam keluarganya.
Seri Hinokami Chronicles dikenal akan gameplay yang cepat dan sinematik, serta kesetiaan pada gaya visual anime. Kehadiran Yoriichi Type Zero memperkaya variasi teknik bertarung dalam game ini dan menambah nostalgia bagi penggemar cerita originalnya.
Jujutsu Kaisen Stage Play Keempat Tayang Musim Panas 2025
Animetakus.com – Kabar gembira bagi para penggemar Jujutsu Kaisen! Proyek stage play resmi dari manga karya Gege Akutami ini akan kembali hadir dengan pertunjukan keempat yang dijadwalkan tayang pada Agustus 2025 di Tokyo dan September 2025 di Osaka.

Pertunjukan baru ini akan mengadaptasi salah satu arc paling emosional dalam seri, yakni “Hidden Inventory / Premature Death”, yang mengisahkan masa muda Satoru Gojo dan Suguru Geto. Arc ini memperlihatkan awal mula konflik ideologis antara dua karakter penting dalam dunia Jujutsu.
Pemain Kembali ke Panggung
Dua aktor utama dari pertunjukan sebelumnya, Ryosuke Miura (Gojo) dan Rei Fujita (Geto), telah dikonfirmasi akan kembali memerankan karakter mereka. Keduanya tampil mengesankan dalam adaptasi “Jujutsu Kaisen 0” yang digelar Desember 2024 hingga Januari 2025 lalu.
Situs resmi dan akun X (dulu Twitter) juga telah merilis [Visual Teaser] yang menunjukkan siluet punggung Gojo dan Geto muda — menandai era ketika keduanya masih bersahabat sebelum takdir memisahkan mereka.
Kilasan Sejarah Stage Play
Stage play Jujutsu Kaisen pertama kali tampil pada Juli-Agustus 2022 di Tokyo dan Osaka. Pertunjukan kedua mengadaptasi arc “Kyoto Goodwill Event” dan “Origin of Blind Obedience” yang tayang Desember 2023 – Januari 2024, disusul oleh versi ketiga dari Jujutsu Kaisen 0 pada Desember 2024 – Januari 2025.
Dengan kualitas produksi tinggi, koreografi laga yang mengesankan, dan kedalaman karakter yang tetap terjaga, seri panggung ini mendapat pujian dari penggemar manga maupun penonton teater.
Rascal Does Not Dream of Santa Claus Tayang 5 Juli
Animetakus.com – Anime Rascal Does Not Dream of Santa Claus akhirnya resmi mengumumkan tanggal penayangan! Situs dan akun resmi proyek ini merilis trailer terbaru yang mengungkap jadwal tayang pada 5 Juli 2025 pukul 23:30 JST di Jepang.
Tidak hanya menyuguhkan cuplikan suasana baru dari kehidupan Sakuta dan Mai di bangku universitas, trailer juga memperdengarkan lagu tema pembuka “Snowdrop” dari Conton Candy dan lagu penutup “Suiheisen wa Boku no Furukizu” yang dinyanyikan oleh Uzuki Hirokawa, Ikumi Akagi, Sara Himeji, serta Toko Kirishima.
Sebagai pelengkap, visual kunci yang menampilkan nuansa musim dingin dan romansa khas Rascal turut diperlihatkan. Para penggemar dapat kembali menyelami atmosfir emosional khas karya Hajime Kamoshida dalam balutan cerita baru.

Menjelang penayangan resminya, akan digelar event penayangan perdana di United Cinemas Aqua City Odaiba pada 21 Juni 2025. Acara tersebut akan dihadiri langsung oleh para pengisi suara utama seperti Kaito Ishikawa, Asami Seto, Sora Amamiya, dan Manaka Iwami.
Seri novel ringan karya Hajime Kamoshida ini telah menginspirasi berbagai adaptasi anime populer. Dimulai dari Rascal Does Not Dream of Bunny Girl Senpai (2018), lalu disusul film-film seperti Rascal Does Not Dream of a Dreaming Girl, Sister Venturing Out, hingga Knapsack Kid.
Anime terbaru ini akan kembali digarap oleh studio CloverWorks, dengan Soichi Masui sebagai sutradara, Masahiro Yokotani sebagai penulis komposisi seri, serta Satomi Tamura sebagai desainer karakter. Musik akan ditangani oleh fox capture plan, grup yang sudah lama dikenal dengan aransemen khas penuh emosi.
Sinopsis dari seri ini tetap berkisar pada fenomena “puberty syndrome”, sebuah kondisi misterius yang hanya dialami remaja di masa pubertas. Sakuta, sang tokoh utama, akan kembali menghadapi fenomena emosional dan supranatural yang memengaruhi kehidupan orang-orang terdekatnya, termasuk Mai.
Rascal Does Not Dream of Santa Claus menjanjikan kelanjutan cerita dengan sentuhan musim dingin dan perayaan Natal yang unik dalam semesta Rascal. Apakah keajaiban baru menanti Mai dan Sakuta di balik salju dan malam penuh harapan?
SHOSHIMIN Season 2 Ungkap Trailer ‘Bonbon Chocolate Case’, Arc Misteri Baru Siap Dimulai
Animetakus.com – Serial anime SHOSHIMIN: How to become Ordinary Season 2 kembali memanaskan suasana dengan mengungkap arc terbaru bertajuk “Winter Special: Bonbon Chocolate Case”. Arc spesial ini akan dimulai pada Episode 8 yang tayang pada 24 Mei 2025, dan disambut dengan perilisan trailer serta visual baru.

Dalam trailer berdurasi singkat itu, penggemar disuguhkan kilasan misteri baru yang tampaknya menyimpan jejak kasus lama yang belum terpecahkan. Aroma ketegangan meningkat seiring dengan penelusuran karakter utama terhadap “Bonbon Chocolate Case”, mengisyaratkan bahwa kehidupan biasa yang mereka idamkan akan kembali terganggu oleh peristiwa aneh.
Anime ini disutradarai oleh Mamoru Kanbe (Elfen Lied) di bawah studio Lapin Track, dengan Yoshiya Ono menangani komposisi seri, Atsushi Saito sebagai desainer karakter, serta musik digarap oleh Takahiro Obata (The Promised Neverland). Serial ini mengadaptasi novel karya Honobu Yonezawa, yang juga dikenal lewat karya fenomenal Hyouka.
Animetakus menggambarkan ceritanya sebagai berikut:
“Kobato memutuskan menjalani hidup sebagai warga biasa setelah pengalaman pahit yang ia sebut sebagai ‘wisdom work’. Ia lalu membentuk perjanjian dengan teman sekelasnya, Osanai, yang memiliki tujuan serupa: hidup tenang di masa SMA. Namun, berbagai kejadian aneh dan musibah terus terjadi di sekitar mereka. Akankah mereka benar-benar bisa hidup biasa seperti keinginan awal?”