Ending Song Wistoria Season 2 “Reach Light” oleh Shiyui
Animetakus.com — Ending song Wistoria Season 2 resmi diperkenalkan melalui lagu terbaru berjudul “Reach Light” yang dibawakan oleh Shiyui. Lagu ini menjadi penutup untuk anime Wistoria: Wand and Sword Season 2 yang tayang pada musim semi 2026.
Melalui kanal YouTube resminya, Shiyui telah merilis video musik untuk lagu tersebut. Kehadiran “Reach Light” langsung menarik perhatian penggemar anime dan musik Jepang.
Selain itu, versi creditless ending dari anime juga telah dipublikasikan, menampilkan visual penutup tanpa kredit yang memperkuat suasana emosional cerita.
Shiyui memulai aktivitasnya di platform digital seperti X (sebelumnya Twitter), YouTube, dan Nico Nico sejak Januari 2021. Sejak saat itu, ia telah mengunggah sekitar 70 video lagu yang menunjukkan perkembangan kariernya di industri musik.
Karier profesionalnya semakin berkembang setelah debut major label bersama Sony Music Labels pada November 2022. Ia kemudian dipercaya membawakan lagu tema untuk berbagai anime populer, termasuk Mobile Suit Gundam: The Witch from Mercury (2022), DEMON LORD 2099 (2024), serta May I Ask for One Final Thing? (2025).
Single CD “Reach Light” dijadwalkan rilis pada 27 Mei 2026. Sebelum perilisan fisik tersebut, lagu utamanya sudah tersedia di berbagai platform digital.
Dalam pernyataan resminya, Shiyui mengungkapkan keterlibatannya dalam proyek ini sebagai penyanyi ending theme. Lirik lagu “Reach Light” ditulis oleh Atsu Mizuno, sementara komposisi musik dikerjakan oleh Ito Yukino.
Lagu ini menggambarkan perjalanan karakter yang awalnya tidak memiliki kemampuan sihir, tetapi menemukan kekuatan dalam bentuk keberanian. Tekad tersebut diibaratkan sebagai pedang yang lurus dan kuat untuk menembus segala rintangan.
Selama proses rekaman, nuansa vokal Shiyui dibangun secara bertahap, mulai dari suara yang ragu hingga mencapai puncak emosi saat karakter menyatakan tekadnya. Pendekatan ini memperkuat pesan bahwa kata-kata memiliki kekuatan layaknya sihir.
Melalui “Reach Light,” Shiyui ingin menyampaikan bahwa suara dan kata-kata dapat menjadi sarana untuk menciptakan kekuatan besar. Lagu ini diharapkan dapat terus didengarkan sebagai representasi harapan yang mengarah pada cahaya.

Bungo Stray Dogs WAN! Season 2 Tayang Juli 2026
Animetakus.com Situs resmi anime Bungo Stray Dogs WAN! mengumumkan jadwal tayang musim kedua. Anime ini akan tayang di Jepang pada Juli 2026.
Selain itu, visual utama juga telah dirilis. Visual tersebut menampilkan karakter lama dan tambahan karakter baru.

Bungo Stray Dogs WAN! merupakan manga spin-off resmi dari franchise Bungo Stray Dogs. Karya ini digambar oleh Neko Kanai dan telah terbit sejak Desember 2015.
Serialisasi dilakukan melalui situs Young Ace UP milik Kadokawa. Hingga saat ini, manga tersebut telah memiliki 15 volume kompilasi.
Adaptasi anime musim pertama tayang sebanyak 12 episode. Penayangannya berlangsung dari Januari hingga Maret 2021.
Untuk musim kedua, Toshihiro Kikuchi kembali menjadi sutradara. Ia sebelumnya juga mengarahkan musim pertama. Produksi anime dikerjakan oleh studio Nomad dan Bones.
Toko Machida kini bertugas sebagai penulis komposisi seri. Ia menggantikan Kazuyuki Fudeyasu dari musim sebelumnya.
Desain karakter tetap ditangani Hiromi Daimi. Sementara musik kembali digarap oleh Taku Iwasaki.
Cerita Bungo Stray Dogs berlatar di kota fiksi Yokohama. Kisahnya menampilkan para pengguna kekuatan yang terinspirasi dari tokoh sastra terkenal.
Versi WAN! menghadirkan pendekatan berbeda. Karakter dari Armed Detective Agency dan Port Mafia ditampilkan dalam gaya imut dan sederhana.
Meski dikenal lewat pertarungan serius, versi ini menonjolkan sisi komedi. Interaksi ringan antar karakter menjadi daya tarik utama dalam Bungo Stray Dogs WAN Season 2.
Anime World Trigger Reboot Ungkap Staf Utama
Animetakus.com – Proyek reboot anime World Trigger akhirnya mengungkap jajaran staf utama yang akan menggarap seri terbaru ini. Pengumuman tersebut juga memastikan bahwa para pengisi suara dari adaptasi sebelumnya akan kembali mengisi peran mereka.
Untuk proyek bertajuk World Trigger 1st Season, Morio Hatano ditunjuk sebagai sutradara. Sementara itu, komposisi seri ditangani oleh Hiroyuki Yoshino dan desain karakter dipercayakan kepada Toshihisa Kaiya.
Hingga saat ini, jadwal rilis resmi untuk anime tersebut masih belum diumumkan. Meski begitu, sebuah video teaser yang menampilkan desain karakter telah dipublikasikan sebagai gambaran awal proyek ini.
Deretan pengisi suara yang dipastikan kembali antara lain Tomo Muranaka sebagai Yuma Kuga, Yuki Kaji sebagai Osamu Mikumo, Nao Tamura sebagai Chika Amatori, Yuichi Nakamura sebagai Yuichi Jin, serta Hideyuki Tanaka sebagai Replica.
World Trigger merupakan manga karya Daisuke Ashihara yang mulai diserialisasikan sejak Februari 2013. Manga ini terbit di majalah Weekly Shonen Jump dan Jump Square milik Shueisha, dengan total 29 volume yang telah dirilis di Jepang hingga saat ini.
Versi bahasa Inggris dari manga tersebut juga telah diterbitkan oleh VIZ Media, memperluas jangkauan pembaca internasional.
Cerita World Trigger berfokus pada kemunculan gerbang menuju dunia lain di Kota Mikado. Makhluk dari dimensi berbeda yang disebut Neighbor menyerang dan menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat.
Dalam situasi tersebut, sebuah organisasi misterius bernama Border Defense Agency muncul dan berhasil menahan serangan tersebut. Organisasi ini kemudian mengembangkan teknologi Neighbor untuk melindungi dunia.
Empat tahun setelah kejadian awal, sistem pertahanan yang kuat telah dibangun. Namun, ancaman dari dunia lain masih terus menjadi tantangan utama bagi umat manusia.
Eve Rilis MV “Kaze no Anthem”, Opening Anime Witch Hat Atelier
Animetakus.com — Eve resmi merilis video musik untuk single digital ke-28 berjudul Kaze no Anthem feat. suis dari Yorushika. Lagu ini digunakan sebagai opening anime musim semi 2026 Witch Hat Atelier.
Sesuai judulnya, lagu ini menghadirkan suis sebagai vokalis tamu. Video musiknya menampilkan karakter orisinal bernama Uto dan Row yang dikerjakan oleh Kukka, kreator yang sebelumnya juga terlibat dalam beberapa proyek visual Eve.
Eve – “Kaze no Anthem feat. suis from Yorushika” Music Video
Opening Tanpa Kredit Anime Witch Hat Atelier
Lagu “Kaze no Anthem feat. suis from Yorushika” telah dirilis secara digital pada 14 April dan berhasil menempati posisi ke-14 di tangga lagu mingguan Oricon.
Eve menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini merupakan kehormatan besar. Ia melihat konsep sihir dalam cerita sebagai simbol dari mimpi yang dimiliki setiap orang. Melalui koneksi dan resonansi antarindividu, pengalaman pahit dapat berubah menjadi jalan menuju masa depan.
Sementara itu, suis mengungkapkan kekagumannya terhadap cerita yang mengangkat hubungan antar karakter perempuan yang saling menemukan harapan. Ia juga merasa lagu tersebut memiliki nuansa kehangatan dan kekuatan yang ingin ia sampaikan kepada para penonton.

Manga asli Witch Hat Atelier karya Kamome Shirahama mulai diserialisasikan pada Juli 2022 di majalah Morning Two terbitan Kodansha. Hingga kini, sudah ada 16 volume yang dirilis di Jepang.
Adaptasi anime ini disutradarai oleh Ayumu Watanabe di studio BUG FILMS. Posisi asisten sutradara dipegang oleh Jun Shinohara, komposisi seri oleh Hiroshi Seko, desain karakter oleh Kairi Unabara, dan musik digarap oleh Yuta Kitamura.
Cerita Witch Hat Atelier berfokus pada dunia di mana hanya penyihir yang dapat menggunakan sihir dan harus menyembunyikannya dari manusia biasa. Seorang gadis bernama Coco bermimpi menjadi penyihir hingga akhirnya bertemu Qifrey, membuka rahasia besar, dan memulai perjalanan barunya sebagai murid sihir.
Anime KILL BLUE Rilis Video Ending Tanpa Kredit
Animetakus.com — Anime KILL BLUE resmi menghadirkan video ending tanpa kredit yang kini sudah tersedia untuk ditonton. Serial ini tengah tayang dan mulai menarik perhatian berkat konsep cerita unik serta penyajian visual yang berbeda.
Video ending tersebut menampilkan lagu “KILL SHOT” yang dibawakan oleh RIIZE. Dalam visualnya, diperlihatkan kontras antara kehidupan tokoh utama sebagai pembunuh bayaran dan perannya sebagai siswa sekolah menengah pertama.
KILL BLUE Creditless Ending Video
Dalam produksi anime KILL BLUE, Hiro Kaburagi yang sebelumnya dikenal sebagai sutradara kini tercatat menangani penulisan naskah sekaligus pengawasan animasi. Sementara itu, Yasunori Ide bertugas sebagai sutradara animasi.
Proyek ini digarap oleh studio CUE dengan dukungan tim produksi berpengalaman. Desain karakter dikerjakan oleh Miho Daidoji, sedangkan arah artistik ditangani oleh Taketo Gonpei.
Untuk pengaturan warna, proyek ini melibatkan Shiho Suzuki dan Yoshinori Horikawa. Shinya Matsui bertanggung jawab sebagai direktur fotografi, sementara proses editing dilakukan oleh Daisuke Imai.
Di sektor audio, Shoji Hata dipercaya sebagai sutradara suara, dan komposisi musik digarap oleh Ryo Konishi yang menghadirkan nuansa mendukung atmosfer cerita.
KILL BLUE mengisahkan Juzo Ogami, seorang pembunuh bayaran legendaris yang tidak pernah gagal menjalankan misinya. Namun, hidupnya berubah drastis setelah disengat lebah misterius yang membuatnya kembali ke tubuh seorang anak berusia 13 tahun.
Situasi semakin rumit ketika ia menerima misi baru untuk menyusup ke sekolah menengah pertama. Dalam kondisi tersebut, Juzo harus menjalani kehidupan sebagai pelajar sambil tetap menghadapi dunia lamanya sebagai seorang pembunuh.
Konflik antara kehidupan sekolah dan pekerjaan berbahaya menjadi inti cerita, sekaligus menghadirkan dinamika unik sepanjang perjalanan karakter utama.
RYMELIGHT Diumumkan, Game Baru Seri CRY
Animetakus.com FURYU CORPORATION kembali melanjutkan seri “Dark Bishoujo Action” CRY dengan menghadirkan judul terbaru bernama CRYMELIGHT. Game ini melanjutkan cerita setelah peristiwa dalam CRYSTAR (2018) dan CRYMACHINA (2023).
CRYMELIGHT dijadwalkan rilis pada 5 November untuk PlayStation 5, Nintendo Switch 2, serta PC melalui Steam.
Game ini mengusung struktur aksi roguelike. Tim pengembang melibatkan Naoki Hisaya sebagai pengawas cerita, serta komposer Sakuzyo yang sebelumnya juga terlibat dalam seri CRY. Selain itu, animator Riri Yamashita dan desainer karakter YOGISYA turut berkontribusi dalam proyek ini.
CRYMELIGHT Announcement Trailer
FURYU juga mengungkap sejumlah fitur utama yang menjadi daya tarik game ini.
Salah satu elemen penting adalah dua dunia berbeda yang dapat dijelajahi pemain. “Wonderland” digambarkan sebagai penjara bagi jiwa-jiwa yang telah mati. Sementara itu, “The Tea Party” menjadi tempat perlindungan bagi gadis-gadis yang menanggung dosa. Di area ini, karakter utama dapat berinteraksi, mengakui kesalahan, serta memperoleh peningkatan kekuatan sebelum kembali bertarung.
Sistem pertarungan dalam CRYMELIGHT menggabungkan aksi cepat dengan strategi. Mengalahkan musuh akan memicu munculnya ruang khusus bernama “Wonder Dimension”. Area ini meningkatkan kemampuan karakter, termasuk kecepatan dan efektivitas manuver. Perubahan skill yang dipilih pemain juga akan memengaruhi gaya bertarung secara signifikan.
Selain itu, terdapat sistem “Skill Cards” yang dikumpulkan antar stage. Mekanisme ini menggunakan konsep seperti permainan poker, di mana kombinasi kartu menentukan kekuatan efek yang dihasilkan. Kombinasi yang lebih kuat akan memberikan dampak besar pada serangan dan pergerakan karakter.
Game ini juga menyediakan dua mode permainan. “World-Immersion Mode” menghadirkan tampilan sinematik dengan minim antarmuka. Sementara itu, “Action Mode” menampilkan perspektif top-down dengan fokus pada pertarungan dan informasi penting di layar.
Setiap penyelesaian stage memberikan hadiah berupa kartu skill yang dapat dikombinasikan untuk meningkatkan kekuatan karakter. Jika karakter kalah, pemain akan kembali ke Tea Party Hall untuk menyusun strategi sebelum melanjutkan permainan berikutnya.