Opening dan Ending Medalist Season 2 Resmi Dirilis
Animetakus.com Penayangan perdana anime Medalist Season 2 di televisi Jepang pada 24 Januari 2026 langsung diikuti perilisan video musik lagu temanya. Music video untuk opening dan ending Medalist Season 2 dirilis melalui kanal YouTube resmi masing-masing artis. Langkah ini memperkuat antusiasme penggemar sejak awal musim tayang.
Lagu opening Medalist Season 2 berjudul “Cold Night” dibawakan oleh grup idola Jepang beranggotakan tujuh orang, HANA. Lagu ini menjadi pembuka resmi anime sekaligus menandai debut HANA dalam proyek lagu tema anime.
HANA “Cold Night” Music Video
Selain versi video musik, cuplikan opening tanpa kredit juga dirilis. Video tersebut menampilkan visual pembuka Medalist Season 2 secara penuh tanpa teks.
Medalist Season 2 Creditless Opening Movie
HANA merupakan grup yang terbentuk melalui program audisi BMSG bertajuk No No Girls. Aktivitas resmi mereka dimulai pada Januari 2025. Di akhir tahun yang sama, HANA berhasil meraih penghargaan Best New Artist pada ajang Japan Record Awards ke-67.
Sebagai lagu anime pertama mereka, “Cold Night” dirilis secara digital pada 24 Januari 2026. Lagu ini langsung menempati peringkat keenam tangga lagu harian Oricon pada hari pertama. Versi CD single kemudian menyusul pada 28 Januari dan berhasil menembus posisi keempat chart harian.


Sementara itu, lagu ending Medalist Season 2 dibawakan oleh band rock Jepang beranggotakan tiga orang, Conton Candy. Lagu penutup tersebut berjudul “Rookies” dan menghadirkan nuansa berbeda dari opening.
Conton Candy “Rookies” Music Video
Cuplikan ending tanpa kredit juga dirilis bersamaan. Video ini menampilkan adegan penutup anime Medalist Season 2 secara utuh tanpa elemen teks.
Medalist Season 2 Creditless Ending Movie
Conton Candy terbentuk sejak tahun 2018. Lagu “Rookies” tercatat sebagai lagu tema anime keempat mereka. Sebelumnya, band ini telah mengisi lagu anime untuk Sakamoto Days dengan “Futsuu”, Rascal Does Not Dream of Santa Claus dengan “Snow Drop”, serta Touring After the Apocalypse melalui lagu “Touring”.
“Rookies” dirilis secara digital pada 25 Januari 2026. Versi CD single dijadwalkan meluncur pada 4 Maret 2026.


Anime Medalist Season 2 digarap oleh studio ENGI dengan Yasutaka Yamamoto sebagai sutradara. Komposisi seri ditangani Jukki Hanada, desain karakter dikerjakan Chinatsu Kameyama, dan musik digubah oleh Yuki Hayashi. Selain serial televisi, proyek film anime Medalist juga telah dijadwalkan tayang pada tahun 2027.
Kodansha USA merilis versi bahasa Inggris resmi dari manga karya Ikada Tsuruma. Ceritanya berfokus pada Tsukasa yang mimpinya runtuh dan Inori yang harus bertahan sendiri. Keduanya berbagi mimpi yang sama. Dengan keteguhan hati, mereka menatap satu tujuan bersama, yaitu arena es di panggung dunia.
Touring After the Apocalypse Anime Rilis Trailer Utama dan Lagu
Animetakus.com – Musim gugur ini, Youko dan Airi akan berwisata di akhir dunia! Adaptasi anime Touring After the Apocalypse resmi merilis trailer utama, bersamaan dengan informasi lagu pembuka, penutup, dan staf produksi.
Pertama, simak trailernya yang menampilkan momen perjalanan kedua heroine di Jepang yang ditinggalkan:
Touring After the Apocalypse Main Trailer
Grup J-pop beranggotakan tiga orang, Conton Candy, akan membawakan lagu pembuka berjudul “Touring”, sementara penyanyi Myuk akan membawakan lagu penutup “GLIDE.” Cuplikan kedua lagu bisa terdengar dalam trailer terbaru.
Selain itu, detail staf utama anime juga diumumkan:
- Sutradara: Yoshinobu Tokumoto
- Komposisi Seri/Naskah: Kazuyuki Fudeyasu
- Desain Karakter/Chief Animation Director: Usaku Myouchin
Seperti yang sudah diumumkan sebelumnya, seri ini dianimasikan oleh Studio Nexus dan dijadwalkan tayang perdana Oktober mendatang.

Manga Touring After the Apocalypse ditulis dan diilustrasikan oleh Sakae Saito (Super Cub Rei spin-off) dan telah diserialisasikan di majalah Dengeki Maoh sejak September 2020, dengan tujuh volume terkumpul hingga saat ini.
Yen Press menerbitkan versi resmi bahasa Inggris dan menggambarkan ceritanya sebagai berikut:
Sendiri setelah akhir dunia, dua gadis berkeliling reruntuhan Jepang. Namun kehancuran peradaban tidak menghentikan wisata mereka! Dari pemandian air panas Hakone hingga gedung raksasa Tokyo Big Sight, keduanya bebas menikmati tempat-tempat wisata populer Jepang hanya untuk diri mereka sendiri. Jadi, mengapa tidak memanfaatkannya?
Rascal Does Not Dream of Santa Claus Tayang 5 Juli
Animetakus.com – Anime Rascal Does Not Dream of Santa Claus akhirnya resmi mengumumkan tanggal penayangan! Situs dan akun resmi proyek ini merilis trailer terbaru yang mengungkap jadwal tayang pada 5 Juli 2025 pukul 23:30 JST di Jepang.
Tidak hanya menyuguhkan cuplikan suasana baru dari kehidupan Sakuta dan Mai di bangku universitas, trailer juga memperdengarkan lagu tema pembuka “Snowdrop” dari Conton Candy dan lagu penutup “Suiheisen wa Boku no Furukizu” yang dinyanyikan oleh Uzuki Hirokawa, Ikumi Akagi, Sara Himeji, serta Toko Kirishima.
Sebagai pelengkap, visual kunci yang menampilkan nuansa musim dingin dan romansa khas Rascal turut diperlihatkan. Para penggemar dapat kembali menyelami atmosfir emosional khas karya Hajime Kamoshida dalam balutan cerita baru.

Menjelang penayangan resminya, akan digelar event penayangan perdana di United Cinemas Aqua City Odaiba pada 21 Juni 2025. Acara tersebut akan dihadiri langsung oleh para pengisi suara utama seperti Kaito Ishikawa, Asami Seto, Sora Amamiya, dan Manaka Iwami.
Seri novel ringan karya Hajime Kamoshida ini telah menginspirasi berbagai adaptasi anime populer. Dimulai dari Rascal Does Not Dream of Bunny Girl Senpai (2018), lalu disusul film-film seperti Rascal Does Not Dream of a Dreaming Girl, Sister Venturing Out, hingga Knapsack Kid.
Anime terbaru ini akan kembali digarap oleh studio CloverWorks, dengan Soichi Masui sebagai sutradara, Masahiro Yokotani sebagai penulis komposisi seri, serta Satomi Tamura sebagai desainer karakter. Musik akan ditangani oleh fox capture plan, grup yang sudah lama dikenal dengan aransemen khas penuh emosi.
Sinopsis dari seri ini tetap berkisar pada fenomena “puberty syndrome”, sebuah kondisi misterius yang hanya dialami remaja di masa pubertas. Sakuta, sang tokoh utama, akan kembali menghadapi fenomena emosional dan supranatural yang memengaruhi kehidupan orang-orang terdekatnya, termasuk Mai.
Rascal Does Not Dream of Santa Claus menjanjikan kelanjutan cerita dengan sentuhan musim dingin dan perayaan Natal yang unik dalam semesta Rascal. Apakah keajaiban baru menanti Mai dan Sakuta di balik salju dan malam penuh harapan?