We Are Aliens Bagikan Trailer Era Heisei, Tayang 25 September
Animetakus.com – Proyek kolaborasi internasional dalam dunia animasi siap menghadirkan karya cinematik yang menggabungkan kekuatan kreatif dari dua negara. Film anime hasil kerja sama akan segera diluncurkan di bioskop dengan material promosi yang telah dirilis untuk membangun antisipasi.
Film animasi Japanese-French yang berjudul We Are Aliens telah menerbitkan trailer baru yang dengan sengaja dirancang untuk menggali dan merayakan esensi dari Era Heisei. Trailer ini fokus pada objek-objek dan aktivitas-aktivitas yang mendefinisikan periode waktu tersebut dalam kehidupan para protagonis saat mereka masih kecil.
Pendekatan nostalgia yang diambil dalam trailer menciptakan koneksi emosional yang kuat dengan audiens yang tumbuh besar atau memiliki kenangan dari era tersebut. Objek-objek ikonik dan aktivitas yang dilakukan pada masa itu ditampilkan dengan cara yang menciptakan sentimen dalam hati penonton.
Film ini dijadwalkan untuk mulai screening di Jepang pada tanggal 25 September, memberikan kesempatan kepada penonton untuk menyaksikan karya sinematik unik ini di bioskop. Jadwal pemutaran yang strategis menempatkan film ini tepat sebelum memasuki musim anime gugur.
We Are Aliens menampilkan suara dari talenta muda yang berbakat. Ryoto Bando memberikan suara untuk karakter bernama Tsubasa, sementara Amane Okayama mengisi peran Akitaro. Kedua voice actor ini membawa dimensi audio yang penting untuk ekspresi karakter mereka.
Kreativitas visual dan naratif sepenuhnya berada di tangan satu individu visioner. Kohei Kadowaki, yang sebelumnya dikenal karena mengarahkan music video “Comet” untuk YOASOBI, bertanggung jawab atas perencanaan, penulisan, pengarahan, storyboarding, dan editing untuk We Are Aliens. Kepercayaan ini menunjukkan kepercayaan terhadap kemampuan artistiknya yang komprehensif.
We Are Aliens merupakan co-production dengan studio Prancis MIYU PRODUCTION, menunjukkan bagaimana industri animasi semakin kolaboratif dan internasional. Perencanaan dan produksi didukung oleh NOTHING NEW, sebuah tim yang memiliki visi artistik yang kuat. Musik untuk film diproduksi oleh Yaffle, seorang komposer yang akan menciptakan landscape audio yang mendalam dan emosional.
Premis cerita yang mendasari We Are Aliens dirancang untuk membangkitkan refleksi mendalam tentang masa lalu dan pengalaman youth. Deskripsi yang diberikan menangkap esensi dari apa yang akan dihadirkan oleh film ini kepada audiens.
Di sebuah kota pedesaan selama era Heisei, dua laki-laki muda bertemu dalam keadaan yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Tsubasa adalah seorang anak laki-laki yang berjuang dengan konsep “kebiasaan” atau “ordinariness”, merasa terombang-ambing dalam identitasnya. Di sisi lain, Akitaro adalah seorang anak yang dipandang sebagai “special” oleh masyarakat sekitarnya, membawa beban ekspektasi yang tinggi.
Ketika subtle distortions atau distorsi halus mulai merayap ke dalam kehidupan sehari-hari mereka, sebuah insiden yang irreversible atau tidak dapat dikembalikan mengubah hubungan mereka selamanya. Momen ini menjadi titik balik yang menentukan arah cerita ke depan.
Pertanyaan yang mendasari narasi adalah apakah ini cerita tentang youth atau memories yang seharusnya tidak pernah direvisi dan dihubungkan kembali. Ambiguitas ini menciptakan lapisan kompleksitas dalam storytelling yang akan membuat audiens merenung tentang makna sebenarnya dari cerita.
Film ini menawarkan pengalaman cinematik yang unik dengan menggabungkan sensibilitas artistik dari Jepang dan Prancis. Kolaborasi internasional ini membawa perspektif segar dan teknik storytelling yang inovatif.