Anime Snowball Earth Umumkan Lagu Opening
Animetakus.com Anime Snowball Earth mengumumkan lagu opening resmi menjelang penayangan perdananya pada 3 April. Lagu pembuka tersebut berjudul “Zero.” dan dibawakan oleh penyanyi sekaligus penulis lagu remaja, tuki.
Pengumuman lagu opening Snowball Earth ini disertai dengan ilustrasi kolaborasi khusus. Ilustrasi tersebut menampilkan nuansa dunia beku yang menjadi latar utama cerita.

Selain ilustrasi, pihak produksi juga merilis video pengumuman lagu opening anime Snowball Earth. Video tersebut memperkenalkan nuansa musik yang akan mengiringi seri sejak episode pertama.
Anime Snowball Earth disutradarai oleh Munehisa Sakai di Studio KAI. Ia dikenal lewat karyanya pada ZOMBIE LAND SAGA.
Posisi asisten sutradara diisi oleh Takeshi Iwata. Komposisi seri ditangani oleh Shigeru Murakoshi yang sebelumnya terlibat dalam Apocalypse Hotel.
Desain karakter dikerjakan oleh Toshiya Kono. Ia juga bertindak sebagai kepala sutradara animasi dalam proyek anime Snowball Earth ini.
Dari sisi pengisi suara, Takuto Yoshinaga memimpin jajaran karakter utama. Ia mengisi peran sebagai Tetsuo Yabusame.
Daisuke Hirakawa turut bergabung sebagai pengisi suara Yukio. Ami Koshimizu mengisi karakter Ao Nogi, sementara Konomi Tamura memerankan Hagane Takimura.
Anime Snowball Earth diadaptasi dari manga orisinal yang telah mendapatkan rilis resmi berbahasa Inggris oleh Viz Media. Cerita berfokus pada dunia masa depan yang membeku total.
Dalam kisahnya, Yukio hancur dalam sebuah pertempuran besar. Tetsuo berhasil bertahan hidup dengan melarikan diri menggunakan kapsul penyelamat.
Setelah delapan tahun tertidur dalam kondisi cryosleep, kapsul tersebut akhirnya kembali ke Bumi. Namun, dunia yang ditemui Tetsuo telah berubah drastis.
Bumi digambarkan membeku sepenuhnya di bawah lapisan es dan salju. Kondisi ini dikenal sebagai Snowball Earth.
Cerita kemudian mengikuti perjuangan Tetsuo untuk memahami apa yang terjadi pada umat manusia. Ia juga berusaha menepati janji terakhirnya kepada Yukio.
Dengan pengumuman lagu opening Snowball Earth ini, antusiasme penggemar terhadap anime sci-fi tersebut semakin meningkat menjelang penayangan resminya.
The Water Magician Ungkap Visual Episode 3
Animetakus.com – Anime The Water Magician terus memanjakan penggemarnya. Hari ini, pihak produksi merilis visual terbaru untuk episode ketiga, yang memperlihatkan momen keseharian Ryo dan teman-temannya di tengah kota. Visual ini menggambarkan bagaimana “kehidupan mudah” yang dijalani sang protagonis setelah petualangan panjangnya.
Bersamaan dengan visual tersebut, dirilis pula video opening dan ending tanpa kredit (creditless) untuk anime ini.
The Water Magician Anime Visual Episode 3

Opening Creditless: “Blue Motion” oleh Meiyo Densetsu
🔹 Ending Creditless: “Tayutau Mamani” oleh Misaki
Anime ini disutradarai oleh Hideyuki Satake, yang sebelumnya menjadi asisten sutradara di Delicious in Dungeon. Proyek ini digarap bersama oleh dua studio: TYPHOON GRAPHICS dan Wonderland. Penulisan naskah disusun oleh Jun Kumagai, yang dikenal lewat Showa Genroku Rakugo Shinju. Desain karakter dikerjakan oleh Haruka Otsuzumi, sementara musik digarap oleh Akira Kosemura (Honey Lemon Soda) dan Sayaka Aoki.
Sinopsis Resmi dari Animetakus:
Reinkarnasi membawa Ryo ke dunia lain dengan harapan hidup damai. Namun, ia justru terlempar ke wilayah liar penuh monster. Berbekal sihir air dan tubuh muda abadi, ia bertahan selama 20 tahun melawan berbagai rintangan kejam dan menjadi salah satu penyihir terkuat yang pernah ada.
Nasibnya berubah saat bertemu Abel, seorang ksatria jenius. Pertemuan ini menuntunnya masuk ke dalam dunia sihir yang lebih luas dan sorotan masyarakat sihir. Maka, dimulailah petualangan liar sang Water Magician!
Ikuti berita dan pembaruan lengkapnya hanya di Animetakus.com.
Rascal Does Not Dream of Santa Claus Tayang 5 Juli
Animetakus.com – Anime Rascal Does Not Dream of Santa Claus akhirnya resmi mengumumkan tanggal penayangan! Situs dan akun resmi proyek ini merilis trailer terbaru yang mengungkap jadwal tayang pada 5 Juli 2025 pukul 23:30 JST di Jepang.
Tidak hanya menyuguhkan cuplikan suasana baru dari kehidupan Sakuta dan Mai di bangku universitas, trailer juga memperdengarkan lagu tema pembuka “Snowdrop” dari Conton Candy dan lagu penutup “Suiheisen wa Boku no Furukizu” yang dinyanyikan oleh Uzuki Hirokawa, Ikumi Akagi, Sara Himeji, serta Toko Kirishima.
Sebagai pelengkap, visual kunci yang menampilkan nuansa musim dingin dan romansa khas Rascal turut diperlihatkan. Para penggemar dapat kembali menyelami atmosfir emosional khas karya Hajime Kamoshida dalam balutan cerita baru.

Menjelang penayangan resminya, akan digelar event penayangan perdana di United Cinemas Aqua City Odaiba pada 21 Juni 2025. Acara tersebut akan dihadiri langsung oleh para pengisi suara utama seperti Kaito Ishikawa, Asami Seto, Sora Amamiya, dan Manaka Iwami.
Seri novel ringan karya Hajime Kamoshida ini telah menginspirasi berbagai adaptasi anime populer. Dimulai dari Rascal Does Not Dream of Bunny Girl Senpai (2018), lalu disusul film-film seperti Rascal Does Not Dream of a Dreaming Girl, Sister Venturing Out, hingga Knapsack Kid.
Anime terbaru ini akan kembali digarap oleh studio CloverWorks, dengan Soichi Masui sebagai sutradara, Masahiro Yokotani sebagai penulis komposisi seri, serta Satomi Tamura sebagai desainer karakter. Musik akan ditangani oleh fox capture plan, grup yang sudah lama dikenal dengan aransemen khas penuh emosi.
Sinopsis dari seri ini tetap berkisar pada fenomena “puberty syndrome”, sebuah kondisi misterius yang hanya dialami remaja di masa pubertas. Sakuta, sang tokoh utama, akan kembali menghadapi fenomena emosional dan supranatural yang memengaruhi kehidupan orang-orang terdekatnya, termasuk Mai.
Rascal Does Not Dream of Santa Claus menjanjikan kelanjutan cerita dengan sentuhan musim dingin dan perayaan Natal yang unik dalam semesta Rascal. Apakah keajaiban baru menanti Mai dan Sakuta di balik salju dan malam penuh harapan?
Sakamoto Days Part 2 Tayang Juli 2025, Kroi Isi Lagu Pembuka “Method”
Animetakus.com – Serial anime Sakamoto Days akhirnya mengumumkan jadwal tayang bagian keduanya. Lewat trailer utama yang dirilis hari ini, anime ini akan kembali hadir pada 14 Juli 2025. Bersamaan dengan pengumuman itu, diumumkan pula lagu pembuka baru berjudul “Method” yang dibawakan oleh band rock Jepang Kroi.
Kroi, yang terdiri dari lima anggota, terbentuk pada tahun 2018 dan resmi debut major melalui label IRORI Records milik Pony Canyon pada Juni 2021. Lagu “Method” menjadi karya ketiga mereka sebagai pengisi lagu tema anime. Sebelumnya, mereka mengisi opening UNDER NINJA dengan “Hyper” (2023) dan BUCCHIGIRI?! dengan “Sesami” (2024).
Melalui akun resmi X (sebelumnya Twitter) anime Sakamoto Days, Kroi membagikan pernyataan tentang keterlibatan mereka:
“Setelah membaca manga aslinya, kami langsung terhanyut dalam dunia Sakamoto Days. Kami merasa senang dapat mengisi lagu pembuka untuk bagian kedua yang memiliki banyak adegan favorit kami.”
“Bagian kedua memperlihatkan kontras yang makin tajam antara kehidupan sehari-hari dan pertarungan. Untuk menangkap nuansa itu, kami menambahkan sentuhan ketegangan lewat frase-frase tak biasa di tengah musik yang menggambarkan keseharian yang hidup.”
“Kami harap pendengar bisa merasakan pentingnya melindungi keseharian dan kebahagiaan kecil di dalamnya. Silakan dengarkan lagunya berkali-kali.”
Bagian pertama dari adaptasi anime manga karya Yuto Suzuki ini tayang di Jepang dan secara global lewat Netflix sebanyak 11 episode dari Januari hingga Maret 2025.
Anime ini disutradarai oleh Masaki Watanabe (Bartender) di bawah studio TMS Entertainment. Komposisi seri ditangani oleh Taku Kishimoto (BLUE LOCK), desain karakter oleh Yo Moriyama (MEGALOBOX), dan musik digarap oleh Yuki Hayashi (My Hero Academia).
Untuk versi manga berbahasa Inggris, VIZ Media telah menerbitkannya secara resmi. Cerita Sakamoto Days mengisahkan mantan pembunuh bayaran legendaris Sakamoto, yang kini hidup damai bersama istri dan anaknya sambil mengelola toko kelontong. Namun, kedamaian itu terganggu saat sosok dari masa lalunya datang membawa pilihan hidup atau mati: kembali ke dunia pembunuhan, atau dihabisi.
HoneyWorks feat. Hakoniwalily Rilis MV Opening Anime Can a Boy-Girl Friendship Survive?
Animetakus.com – HoneyWorks feat. Hakoniwalily Persembahkan MV Opening Anime Can a Boy-Girl Friendship Survive?
Unit musik Hakoniwalily, yang terdiri dari Hanon dan Kotoha, secara resmi menayangkan video musik untuk lagu pembuka anime Can a Boy-Girl Friendship Survive?. Lagu berjudul “Shitsumon, Koitte Nandeshouka?” tersebut diproduksi bersama oleh HoneyWorks dan Hakoniwalily, dirilis di bawah nama HoneyWorks feat. Hakoniwalily.
Lagu ini menjadi pembuka resmi untuk anime TV musim semi 2025 yang diadaptasi dari seri light novel romcom karya Nana Nanana. MV resmi sudah bisa ditonton melalui kanal YouTube resmi Hakoniwalily.
Kolaborasi antara HoneyWorks dan Hakoniwalily ini bukan yang pertama kalinya. HoneyWorks sendiri telah aktif di industri musik Jepang sejak 2010 dan dikenal lewat karya-karya yang menggugah perasaan. Hakoniwalily, yang debut secara major pada September 2021, juga pernah menyumbangkan lagu tema untuk anime Aharen-san wa Hakarenai (2022) serta 365 Days to the Wedding (2024).
Untuk musim semi 2025 ini, mereka tak hanya menyumbang opening theme, tapi juga mengisi ending theme untuk anime lain berjudul A Ninja and an Assassin Under One Roof. Hal ini mempertegas posisi mereka di kancah musik anime.
Lagu “Shitsumon, Koitte Nandeshouka?” telah tersedia secara digital mulai 5 April. Lagu ini membawa nuansa hangat dan emosional yang cocok menggambarkan cerita anime yang penuh dinamika perasaan.


Anime Can a Boy-Girl Friendship Survive? sendiri tayang perdana di Jepang pada 4 April 2025. Crunchyroll telah mulai menayangkan episode pertamanya yang berjudul “Anemone Flaccida and Queen of the Night” untuk pelanggan Premium di berbagai wilayah, termasuk Amerika Utara, Eropa, dan Asia Tenggara.
Animetakus menyebut serial ini sebagai kisah menyentuh tentang persahabatan masa kecil yang diuji cinta remaja. Himari dan Yu telah bersahabat sejak lama, namun hubungan mereka mulai goyah ketika Yu kembali bertemu dengan cinta pertamanya di SMA. Himari, yang belum pernah merasakan jatuh cinta, kini harus menghadapi perasaannya sendiri.
The Apothecary Diaries Season 2 Cour 2 Hadir dengan Opening & Ending Baru dari Mrs. GREEN APPLE dan Omoinotake
Animetakus.com – The Apothecary Diaries Season 2 telah memasuki cour kedua, dan kejutan langsung datang lewat perilisan lagu pembuka (OP) dan penutup (ED) terbaru. Keduanya kini sudah tersedia dalam versi tanpa kredit, dan langsung jadi sorotan di kalangan penggemar anime.
Lagu Opening Baru: “Kusushiki” oleh Mrs. GREEN APPLE
Band ini sebelumnya dikenal lewat lagu pembuka Fire Force, dan kini kembali lewat “Kusushiki”—sebuah track yang membawakan nuansa misterius dan penuh energi, sangat cocok dengan atmosfer istana kekaisaran yang penuh intrik. Visual dalam sequence-nya pun memukau, penuh simbolisme dan animasi dinamis.
Lagu Ending Baru: “Hitorigoto” oleh Omoinotake
Grup musik yang juga menyanyikan ending My Hero Academia Season 7 ini menyumbangkan “Hitorigoto,” lagu yang penuh emosi dan reflektif. Sequence penutup kali ini lebih tenang, menampilkan sisi pribadi Maomao dan pergolakan batinnya di tengah hiruk pikuk istana.
Tim Produksi Masih Solid
Anime ini disutradarai oleh Norihiko Naganuma (The Ancient Magus’ Bride), yang juga menjadi series composer. Studio yang menangani adalah TOHO animation STUDIO bersama OLM, dengan Akinori Fudesaka sebagai asisten sutradara (Tsuredure Children).
Cerita berdasarkan light novel karya Natsu Hyuuga dan ilustrasi oleh Touko Shino, mengikuti kisah Maomao, seorang apoteker cerdas yang dijual ke istana kekaisaran dan mulai menyelesaikan berbagai misteri medis serta politik dengan kecerdikannya.
Bisa Ditonton di Crunchyroll
The Apothecary Diaries Season 2 ditayangkan secara simulcast di Crunchyroll, jadi penggemar di seluruh dunia bisa langsung mengikuti perkembangan cerita. Intrik, romansa, hingga misteri di cour kedua ini dijanjikan makin mendalam.
Tetap pantau terus, karena penemuan Maomao berikutnya bisa saja mengguncang seluruh istana.