09/10/2026 | giok4d

Shallm Bawakan Lagu Opening Anime Now That We Draw

Animetakus.com – Situs resmi anime Now That We Draw mengumumkan bahwa shallm akan membawakan lagu opening berjudul “Kimiiro Hirari” (Fluttering in Your Colors). Anime ini mengadaptasi manga karya Kyu Takahata (cerita) dan Yuwji Kaba (gambar). Serialnya dijadwalkan tayang perdana di Jepang pada Januari 2027.

Shallm adalah proyek band dengan vokalis lia, yang menulis dan menciptakan lagunya sendiri. Mereka debut major di bawah Virgin Music, label internal Universal Music, pada September 2023. Selain itu, shallm sudah mengisi lagu tema untuk ‘Tis Time for “Torture,” Princess (2024), Aharen-san wa Hakarenai Season 2 (2025), dan My Ribdiculous Reincarnation (2026).

Komentar shallm

Shallm mengaku senang dan merasa terhormat bisa menggarap lagu opening Now That We Draw. Setelah membaca manganya, ia merasakan pesona kisah romantic comedy sekaligus indahnya mengejar mimpi bersama seseorang. Karena sedang mengejar mimpi juga, ia banyak merasa terwakili oleh kedua karakter utama. Ia menciptakan lagu ini sambil menjaga perasaan yang ia dapat dari karya tersebut.

Staf produksi dan manga

Shunsuke Ishikawa menyutradarai anime ini di studio animasi ROLL2. Deko Akao menangani komposisi serial dan skenario, sedangkan Hiromi Nakagawa menggarap desain karakter. Infinite menjadi pihak produksinya.

Manga Now That We Draw terbit di majalah Young Animal milik Hakusensha sejak Februari 2023. Sejauh ini, delapan volume sudah rilis di Jepang. Seven Seas Entertainment menerbitkan versi bahasa Inggrisnya.

Sinopsis

Uehara Yuuki, siswa SMA yang kikuk, menciptakan heroine romantic comedy yang sempurna: pemalu, polos, dan sangat lugu. Namun seorang editor di penerbit impiannya menilai ceritanya klise dan kurang realistis. Uehara pun terpuruk, lalu bertemu teman sekelasnya yang ceria dan cantik, Miyamoto Niina, yang juga bercita-cita jadi mangaka.

Miyamoto mendapat kritik serupa. Karena keduanya tak punya pengalaman romansa, ia mengusulkan pacaran pura-pura. Padahal Miyamoto jauh dari heroine sempurna ciptaan Uehara, dan Uehara juga bukan pahlawan sombong dalam ceritanya. Bisakah hubungan nyeleneh ini mewujudkan mimpi manga mereka?

Share: Facebook Twitter Linkedin